Tabanan, baliwakenews.com
Suara gemuruh membuat warga Banjar Dinas Gunung Sari, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Bali, gempar. Sumber suara itu berasal dari longsornya tembok senderan irigasi.
Peristiwa tersebut terjadi, pada Rabu 30 Maret 2022, sekitar pukul 07.00 Wita. “Senderan setinggi 10 meter amblas. Tidak ada korban jiwa. Namun ternak dan kandang sapi warga terkena longsoran tanah,” ucap salah seorang warga, I Gede Made Duryodana.
Awalnya Duryodana bersama I Nengah Puji alias Pak Bagia sedang mencari rumput di sekitar aliran irigasi Subak Anyar Banjar Gunung Sari Kaja.
Tiba-tiba Duryodana mendengar suara gemuruh dari atas. Saat dicek, ternyata tembok senderan irigasi sepanjang 10 meter amblas, disertai dengan air aliran irigasi. “Longsoran tanah menimbun kandang yang berisi tiga ekor sapi dan juga menimbun sawah yang berisi tanaman padi seluas kurang lebih 20 are,” ucapnya.
Kejadian tersebut dilaporkan ke Babinkamtibamas Desa Jatiluwih dan diteruskan ke Polsek Penebel. BWN-01
































