baliwakenews.com – Sebuah pernyataan unik belakangan ini viral di media sosial: “Dalam hubungan cinta, jika Anda tidak bertambah berat badan, berarti Anda bersama orang yang salah.” Ungkapan ini dikaitkan dengan Li Zhejiang, seorang figur yang dianggap bijaksana dalam urusan asmara. Namun, benarkah ada kaitan antara cinta dan kenaikan berat badan?
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang bahagia cenderung mengalami kenaikan berat badan. Hal ini dikaitkan dengan perasaan nyaman dan aman dalam hubungan, yang membuat pasangan lebih santai dalam menjaga pola makan. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Health Psychology bahkan menemukan bahwa pasangan yang puas dengan hubungan mereka lebih mungkin mengalami peningkatan berat badan dibandingkan mereka yang sering mengalami konflik.
Namun, fenomena ini tentu tidak bisa digeneralisasi. Bagi sebagian orang, justru hubungan yang sehat mendorong gaya hidup lebih baik, termasuk menjaga pola makan dan rutin berolahraga bersama. “Cinta yang sehat seharusnya membuat pasangan saling mendukung, termasuk dalam menjaga kesehatan,” ujar seorang psikolog hubungan, menanggapi pernyataan tersebut.
Meski terdengar menarik, ungkapan “jika Anda tidak bertambah berat badan, berarti Anda bersama orang yang salah” sebaiknya tidak diartikan secara harfiah. Cinta sejati bukan soal angka di timbangan, melainkan bagaimana pasangan bisa saling membangun kebahagiaan dan kesejahteraan bersama. BWN-01




























