Mangupura, baliwakenews.com
Pelestarian seni dan budaya yang digelar Yowana Manca Agung dengan tajuk Manca Agung Art Festival Virtual 2020 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, Minggu (27/12). Kegiatan penutupan tersebut juga dihadiri oleh Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, Pengageng Ageng Manca Agung, I Dewa Nyoman Oka serta sejumlah undangan semeton Yowana Manca Agung se-Bali. Wakil Bupati (Wabup) Badung, I Ketut Suiasa mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas kegiatan ini dan dilaksanakan penutupan di Kabupaten Badung. “Ini menandakan generasi muda kita dari berbagai elemen sudah mau dan mampu kitaajak melakukan apresiasi dan juga melakukan pelestarian budaya melalui kesenian yang telah dilombakan yakni tari topeng Arsa Wijaya dan gender wayang. Jika kita lihat kesenian yang dilombakan ini adalah jenis kesenian yang secara langsung digunakan dalam kegiatan keagamaan kita di agama hindu Bali,’’ ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, Apa yang dilakukan Yowana Manca Agung ini selain melakukan pelestarian budaya tapi juga meningkatkan tingkat kualitas spiritual karena didalamnya ada ajaran-ajaran serta nilai-nilai agama yang masuk dalam kegiatan tersebut. “Kami memotivasi agar kegiatan ini berlangsung terus, tidak hanya kegiatan kedua kalinya di tahun 2020, tapi di tahun 2021 juga dilaksanakan kegiatan serupa dengan tema Manca Agung Art Festival 2021,”tegasnya.
Pengageng Ageng Manca Agung, I Dewa Nyoman Oka juga mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan ini. Menurutnya, kegiatanlomba tari dan gender ini adalah bagian dari pelestarian budaya Bali. “Awalnya saya merasa pesimis pemuda di Bali tidak akan melanjutkan tradisi dan budaya kita, karena melihat banyak warga asing yang mempelajari tradisi dan budaya bali seperti tari topeng arsa wijaya dan gender wayang ini. Tapi perasaan itu sirna dengan melihat upaya pemuda bali yakni Yowana Manca Agung ini melakukan pelestarian budaya tersebut” meski di tengah pandemic covid-19,”ujarnya sembari berharap kegiatan Manca Agung Art Festival ke 3 nanti bisa dilaksanakan tahun 2021.
Sementara Bendara Yowana Manca Agung, Dewa Putu Ardita mewakili Ketua Yowana Manca Agung mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan kedua, Yowana Manca Agung memiliki sejumlah kegiatan baik di bidang sosial, lingkungan dan kesenian. ”Dalam masa pandemic Covid-19, kegiatan Manca Agung Art Festival kita gelar secara virtual. Dalam lomba seni ini ada dua kategori pertama katagori topeng Arsa Wijaya dan yangkedua adalah lomba gender wayang. Untuk Peserta tahun ini kategori Topeng Arsa Wijaya memperoleh peserta 30 orang dan untuk gender wayang memperoleh peserta 20 orang. Kedepannya kita akan melakukan terobosan ide ide baru dengan mengembangkan lomba topeng panca, nanti topeng panca ini menceritakan perjalanan atau sejarah Manca Agung, ungkapnya didampingi panitia kegiatanDewa Made Ari Wibawa Shaputra. Adapun para pemenang lomba tersebut diantaranya Juara I Lomba Topeng Arsa Wijay , I Gusti Ngurah Junia Pradana dan Juara I lomba gender wayang yakni Putu Indah Aryati dan Kadek Citra Aprilia Putri. BWN-05





























