Jembrana, baliwakenews.com
Setelah lima hari menyisir perairan Gilimanuk, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Rizki Firmansyah, penumpang KMP Cemerlang 55 yang sebelumnya dilaporkan jatuh ke laut. Warga Jombang, Jawa Timur, tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 15.10 WITA.
Jenazah korban ditemukan terapung di perairan Gilimanuk, sekitar 2,5 nautical mile (NM) sebelah barat dari lokasi kejadian. Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian terhadap Rizki yang dilaporkan jatuh ke laut pada Minggu (27/9/2026).
Pencarian hari kelima dimulai sekitar pukul 09.15 WITA. RIB 01 Gilimanuk dari Pos SAR Jembrana bertolak dari Dermaga Teluk Waterbee untuk melakukan penyisiran di area pencarian.
Selain pencarian melalui jalur laut, enam personel SAR gabungan melakukan penyisiran darat di kawasan pesisir Pantai Penginuman. Pemantauan dari udara juga dilakukan menggunakan drone untuk memperluas jangkauan pencarian.
Sekitar satu jam kemudian, pencarian diperkuat tim Sea Rider TNI AL dan Ship Tender Polairud Polres Jembrana. Namun, hingga siang hari, upaya pencarian belum membuahkan hasil sehingga tim kembali sandar.
Pencarian kemudian dilanjutkan sekitar pukul 14.20 WITA. RIB 01 Gilimanuk yang membawa enam personel melakukan penyisiran ke arah selatan, sementara Ship Tender Polairud Polres Jembrana dengan tiga personel bergerak menyisir ke arah utara.
Tak lama berselang, informasi mengenai penemuan sesosok tubuh terapung diterima dari SROP Gilimanuk. Tubuh tersebut ditemukan di perairan sebelah barat dari lokasi kejadian.
Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Hendri Gunawan, mengatakan informasi tersebut diterima setelah sebuah kapal yang melintas di jalur Nusa menemukan benda yang terapung di perairan Gilimanuk.
“Kami dapat info dari SROP menginfokan ke kami, bahwa kapal jalur Nusa menemukan ada yang terapung di Perairan Gilimanuk, dan kebetulan tim SAR gabungan melakukan penyisiran ke arah utara dan langsung untuk membantu proses evakuasi,” terang Dewa.
Mendapat informasi tersebut, tim SAR gabungan yang masih berada di lokasi pencarian langsung bergerak menuju titik penemuan. RIB 01 Gilimanuk dan Ship Tender dikerahkan untuk mengevakuasi korban.
Jenazah kemudian dibawa menuju Teluk Waterbee dan tiba sekitar pukul 15.30 WITA. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Jembrana menggunakan ambulans Dokkes Polres Jembrana untuk proses lebih lanjut.
Operasi pencarian selama lima hari melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, yakni Pos SAR Jembrana, TNI AL Pos Gilimanuk, Polairud Polres Jembrana, Direktorat Polairud Polda Bali, serta Brimob Batalyon C Gilimanuk. BWN-04
































