Lestarikan Bahasa Bali, Pecatu Perkuat Daya Tarik Wisata Budaya di Tengah Geliat Pariwisata Global

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Di tengah posisinya sebagai salah satu kawasan pariwisata internasional di Bali, Desa Adat Pecatu terus memperkuat identitas budayanya melalui Lomba Bulan Bahasa Bali ke-8 yang dirangkaikan dengan Utsawa Dharma Gita 2026, Minggu (22/2/2026). Kegiatan ini tak sekadar menjadi agenda pelestarian bahasa, tetapi juga bagian dari strategi menjaga daya tarik wisata budaya yang menjadi kekuatan utama Bali.

Pembukaan kegiatan dilakukan Perbekel Pecatu, Made Karyana Yadnya, dan disambut antusias peserta serta masyarakat dari berbagai banjar. Sejak pagi, suasana meriah terasa dengan dominasi peserta kalangan pelajar dan perwakilan banjar, menandakan keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan budaya di kawasan yang dikenal dunia lewat destinasi seperti Uluwatu dan sekitarnya.

Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta, menegaskan bahwa bahasa Bali merupakan fondasi identitas budaya yang justru menjadi magnet pariwisata. Menurutnya, kemajuan pariwisata harus berjalan seiring dengan penguatan budaya lokal.

Baca Juga:  Tumpek Krulut di Lovina Haven Beach, 50 Tukik Meluncur ke Lautan Lepas

“Bali dikenal dunia bukan hanya karena pantainya, tetapi karena budayanya. Jika bahasa Bali ditinggalkan, maka karakter dan kekuatan pariwisata kita juga akan tergerus,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara desa adat dan desa dinas, termasuk keterlibatan sekolah-sekolah di Pecatu, menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan budaya di tengah derasnya arus modernisasi dan interaksi global.

Ketua Panitia, Nyoman Taka, menjelaskan bahwa tahun ini lomba melibatkan delapan baga, terdiri atas lima baga tingkat banjar dan tiga dari sekolah dasar se-Desa Pecatu. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelestarian bahasa Bali tidak berhenti di seremoni, tetapi menjadi gerakan kolektif dari akar rumput.

Pendanaan kegiatan bersumber dari APBD Semesta Berencana Provinsi Bali, dukungan Perbekel Pecatu, serta kas Desa Adat Pecatu sesuai keputusan bersama. Dukungan tersebut dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menjaga citra Bali sebagai destinasi berbasis budaya.

Baca Juga:  Dewan Badung Dukung Sidak WNA di Rumah Kos

Sebagai kawasan yang setiap harinya berinteraksi dengan wisatawan mancanegara, Pecatu dinilai memiliki tantangan sekaligus peluang. Tantangan karena derasnya pengaruh global, namun peluang karena budaya lokal yang kuat justru menjadi pembeda dibanding destinasi lain.

Perbekel Pecatu, Made Karyana Yadnya, menegaskan bahwa pembinaan generasi muda telah dilakukan secara berjenjang melalui kelian tempek, sekaa teruna, hingga kelompok masyarakat lainnya.

“Pariwisata harus berdiri di atas budaya yang kokoh. Karena itu pembinaan kami lakukan berkelanjutan, bukan hanya saat lomba. Generasi muda harus siap menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri,” ujarnya.

Ketua Widya Sabha Desa Adat Pecatu, Nyoman Diana, menambahkan bahwa sebelum perlombaan digelar, pembinaan intensif telah dilakukan di setiap banjar dan sekolah, termasuk melibatkan penyuluh Provinsi Bali untuk bidang nyurat aksara Bali.

Baca Juga:  Bupati Badung Giri Prasta Hadiri HUT Ke-49 ST Sekar Jepun Banjar Sekarmukti Pundung

Ia berharap, penguatan bahasa dan sastra Bali tidak hanya menjadi kebanggaan internal desa, tetapi juga memperkaya pengalaman wisatawan yang datang.

“Wisatawan datang untuk merasakan keunikan Bali. Bahasa dan sastra adalah bagian dari ruh itu. Jika ini terjaga, maka pariwisata kita akan tetap berkarakter dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui Bulan Bahasa Bali dan Utsawa Dharma Gita 2026, Desa Adat Pecatu menunjukkan bahwa penguatan budaya bukan sekadar pelestarian tradisi, melainkan investasi strategis untuk menjaga reputasi Bali sebagai destinasi wisata dunia yang berakar kuat pada identitas lokal. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan PDAM Badung Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR