Mangupura, baliwakenews.com
Di tengah perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menghadirkan inovasi layanan bertajuk “Paspor Merdeka”. Program ini digelar akhir pekan, 23–24 Agustus 2025, di Benoa Square, untuk memberi kemudahan bagi masyarakat yang tak sempat mengurus paspor di hari kerja.
Kuota sebenarnya dibuka untuk 80 pemohon selama dua hari. Namun antusiasme masyarakat terlihat dari 41 permohonan yang berhasil diproses. “Meski belum mencapai kuota, animo warga menunjukkan bahwa layanan fleksibel di luar jam kerja memang dibutuhkan,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Winarko.
Melalui aplikasi M-Paspor, masyarakat bisa mendaftar lebih mudah. Proses pun berlangsung cepat di lokasi. Selama dua hari, layanan mencakup paspor baru maupun penggantian, dengan masa berlaku 5 dan 10 tahun. Pemohon yang belum lengkap dokumennya tetap mendapat kesempatan untuk segera melengkapi berkas agar penerbitan paspor bisa dilanjutkan.
“Layanan Paspor Merdeka ini adalah wujud komitmen Imigrasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Program Paspor Merdeka tak hanya simbolis di momen kemerdekaan, tapi juga mencerminkan transformasi pelayanan publik. Dengan memanfaatkan teknologi digital dan membuka layanan di akhir pekan, masyarakat kini punya opsi lebih fleksibel dalam mengurus kebutuhan dokumen perjalanan.
Langkah ini diharapkan menjadi cerminan semangat baru birokrasi lebih cepat, sederhana, dan berpihak kepada masyarakat. BWN-04

































