Denpasar, baliwakenews.com
Membentuk kepengurusan baru KORdEM (Koalisi Organisasi Non Pemerintah dan Eksponen Masyarakat untuk Demokrasi) Bali menggelar rapat koordinasi di Inna Bali Hotel Denpasar, Jumat 4 Maret 2023. Rakor juga menyepakati sejumlah program tetap dilanjutkan.
Terpilih dan dipercaya sebagai Ketua KORdEM Provinsi Bali, I Wayan Ariawan, SH., didampingi beberapa Wakil Ketua yang membidangi Kesehatan (Putu Pasuana Putra, Skep. M.M.), Bidang Hukum dan HAM (Putu Wirata Dwikora), Pendidikan (Wayan Sukadana), Perempuan (Kadek Arminingsih) dan bidang lainnya.
Kepengurusan dilengkapi Dewan Pembina dengan ketua Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., yang adalah Rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Anggota I Wayan Sudirta, SH. , MH. , Dr. I Gede Wayan Wiryawan, SH, MH yang juga Wakil Rektor Unmas, Ketua Dewan Penasihat: Dr. I Made Sukamerta yang juga Rektor Universitas Mahasaraswati. Anggota : I Nyoman Kenak, SH., yang juga Ketua PHDI Bali dan Ketut Bagiada, SH., mantan Anggota DPR RI.
Di tingkat Kabupaten, dibentuk kepengurusan dengan Koordinator masing-masing yakni Nengah Wirya (Karangasem), Kadek Candra (Klungkung), Dewa Rona (Bangli), Gusti Ngurah Nuraga (Gianyar), Gusti Komang Wirata (Tabanan), Putu Suwegardanacita (Jembrana), Putu Santi Arsana (Buleleng), Made Suka Artha (Kota Denpasar) dan Wayan Sukayasa, SH (Badung).
Pendiri KORdEM yang sekarang Anggota Komisi III DPR RI, Wayan Sudirta, SH., MH., menyampaikan ucapan terimakasih kepada teman-teman yang sudah berjuang bersama sejak didirikannya KORdEM pada tahun 2003, dan beberapa pengurus sudah berganti dan perlu disegarkan di tahun 2023 ini.
‘’Saya mengucapkan terimakasih pada semua teman yang telah meluangkan waktu melayani masyarakat bersama KORdEM sejak tahun 2003 dulu dan program berjalan dengan baik, walaupun kemampuan sangat terbatas. Diantaranya, sekitar 20 ton beras yang disalurkan ke masyarakat semasa pandemi Covid-19, menyerahkan dana taliasih untuk ratusan warga penyandang cacat/disabilitas, membantu mendapatkan pengobatan gratis di rumah sakit bagi pasien kurang mampu, mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi Hindu di Bali, bantuan hukum gratis dari LBH KORdEM, dan lain sebagainya,’’ ujar Sudirta.
Program tersebut tetap dilanjutkan, dengan dana bersumber dari Wayan Sudirta selaku Anggota Komisi III DPR. Karenanya penyegaran kepengurusan KORdEM ini dimaksudkan untuk memberi energi baru bagi pengurus. KORdEM juga memiliki LBH yang selama aktivitasnya ini telah membela dan mengadvokasi warga masyarakat yang memerlukan bantuan hukum.
Pergantian pengurus ini dikembangkan begitu rupa, agar program seperti Kesehatan yang selama ini membantu memperjuangkan pengobatan gratis, ditambah dengan program untuk membantu pencegahan stunting yang ditangani oleh Wakil Ketua Bidang Perempuan KORdEM Bali. BWN-03

































