Kereneng, baliwakenews.com
KONI Bali akan kembali me-review atlet Bali yang telah mengantongi tiket PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Sejauh ini sudah ratusan atlet yang lolos dan dari jumlah itu, KONI Bali akan mendata ulang serta memprioritaskan atlet yang berpotensi mendulang medali nantinya.
Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan saat dikonfirmasi Kamis 26 Oktober 2023 menjelaskan, tim review KONI Bali akan terus bekerja serta menyesuaikan target yang menjanjikan masing-masing cabang olahraga (cabor) dengan capaian yang diperoleh di Babak Kualifikasi PON.
Dengan batasan anggaran yang dimiliki, KONI Bali disebutkannya memberangkatkan 54 cabor untuk mengikuti Babak Kualifikasi PON. Atlet-atlet yang lolos nantinya akan disaring lagi, bila memenuhi standar KONI, dan berpotensi mendulang medali PON Aceh-Sumut, maka otomatis para atlet tersebut diberangkatkan menuju PON XXI.
“Yang kita inginkan itu adalah yang riil. Semua ingin emas, tapi riilnya berapa, itu tergantung kemampuan kita, lawan, dan juga paling penting adalah anggaran nantinya,” tegas I Gusti Ngurah Oka Darmawan.
Hingga menjelang akhir Oktober ini, masih ada beberapa cabor tengah menjalani Babak Kualifikasi PON di luar Bali, salah satunya panjat tebing yang tengah bertanding di Semarang, Jawa Tengah.
“Nanti setelah selesai semua akan direview ulang, berapa total yang lolos dan potensi medalinya. Baru bisa menentukan anggaran. Kalau hitung-hitungan awal, biaya yang dibutuhkan ke PON XXI nanti kurang lebih Rp60 miliar,” tandasnya. BWN-06

































