Mangupura, baliwakenews.com
Tim pemenagan Wayan Suyasa Menuju Badung 1 terus merapatkan barisan untuk tempur di Pilkada Badung bulan November 2024. bahkan ketua Tim Pemenangan Kabupaten AA Bagus Tri Candra Arka (Gung Cok) didampingi Sekretaris Nyoman Karyana dan Bendahara I Gusti Ngurah Saskara sudah menerima mandat dukungan dari pimpinan desa hingga pimpinan kecamatan Partai Golkar untuk mendukung Wayan Suyasa memperoleh rekoemndasi sebagai calon Bupati.
Ketua Tim Pemenangan AA Bagus Tri Candra Arka yang dihubungi, Selasa (26/3) mengungkapkan, pertemuan hari ini yang dilaksanakan di ruang Wakil Ketua I DPRD Badung adalah mengumpulkan tim koordinator masing-masing kecamatan untuk menindaklanjuti hasil rapat pertemuan sebelumnya. “Hasil rapat sebelumnya di DPD Golkar Kabupaten Badung menunjuk saya sebagai Ketua Tim Pemenangan Kabupaten, Sekretaris Nyoman Karyana, dan Bendahara GN Saskara,” ujar anggota DPRD Bali terpilih untuk masa bakti 2024-2029.
Berkaitan hal tersebut, pihaknya bersama-sama menyusun anggota tim dari tingkat pleno yang akan dijadikan satu acuan dalam menyusun bidang-bidang yang dianggap sangat penting dalam pergerakan Wayan Suyasa jadi Bupati Badung. “Hari ini sudah banyak masukan dari teman-teman. Kita sudah membentuk grup WA yang berisi kepengurusan tim pemenangan ditambah koordinator kecamatan yang membidangi yang saat ini kita fokus pada kelengkapan struktur pemenangan Wayan Suyasa dan sudah selesai,” tegas Tri Candra Arka yang populer disapa Gung Cok tersebut.
Lebih lanjut Gung Cok mengatakan, dalam pertemuan tersebut juga sudah diserahkan salah satu berkas yang menjadi suatu bentuk pergerakan dan akan disampaikan ke DPD Golkar Bali terkait dengan dukungan pimpinan kecamatan dan desa dalam mendukung Wayan Suyasa SH sebagai Bupati Badung. “Tinggal teknis kami koordinasi dengan teman-teman nanti, termasuk mencari hari baik untuk menyerahkan berkas tersebut. Ini merupakan bagian dari prinsip dan perjuangan dan dukungan yang riil dari pimpinan kecamatan dan desa,” tegasnya lagi.
Ditanya beberapa program strategis yang akan dilakukan untuk kemenangan Suyasa Bupati Badung, Gung Cok menyatakan, strategi untuk kemenangan WS akan dilaksanakan setelah tahapan di DPD Golkar Bali. “Kami minta koordinator kecamatan untuk membentuk relawan-relawan yang dalam jangka pendek mampu mem-branding, Wayan Suyasa yang juga Ketua DPD Golkar Badung bisa diterima menjadi Bupati Badung. Branding itu yang kita siapkan dan sudah layak adanya satu perubahan dalam pemerintahan Kabupaten Badung kita harus perjuangkan,” ujarnya.
Ditanya terkait desakan agar koalisi di Pusat yakni Koalisi Indonesia maju yang beranggota Partai Golkar, Gerinddra, Demokrat, PAN dan partai lainnya segera diturunkan ke daerah. Apakah artinya WS akan dipasangkan dengan kader dari salah satu partai di Koalisi Indonesia Maju?, Gung Cok menyatakan, koalisi dalam pilpres merupakan cerminan dan astungkara itu yang kami harapkan. “Kami juga sudah komunikasi dengan DPD Golkar Bali. Koalisi yang terbentuk saat pilpres agar diturunkan ke tingkat kabupaten dalam pemilihan kepala daerah. Astungkara itu bisa terjadi, berkat doa, hasil pilpres mencerminkan kemenangan koalisi yang kita bentuk,” ujarnya.
Terkait adanya aspirasi untuk koalisi Merah Kuning (PDI Perjuangan dan Golkar), Gung Cok menyatakan, hal itu merupakan perkembangan politik. “Namun yang jelas, saat ini, kami tim pemenangan tetap memperjuangkan Pak WS sebagai Bupati Badung,” tegasnya.BWN-05































