Gianyar, baliwakenews.com
Mahasiswa Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN- PPM) di Desa Petak Kaja, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar. KKN – PPM untuk tahun 2023 dilaksanakan selama 1 bulan mulai dari 1 Februari 2023 dan akan berakhir pada 2 Maret 2023. Tema KKN tahun 2023 yaitu pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan ketahanan pangan.
Pelepasan KKN-PPM tahun 2023 oleh Rektor Universitas Warmadewa Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., dilakukan 31 Januari 2023 di kampus biru.
Penyerahan mahasiswa KKN-PPM untuk desa Petak Kaja oleh dosen pembimbing KKN- PPM Unwar, Dr. Drs. I Wayan Gde Sarmawa, MM., dilakukan tanggal 2 Februari 2023. Jumlah mahasiswa KKN yang diserahterimakan di desa Petak kaja sebanyak 27 mahasiswa. Serah terima dilakukan kepada Prebekel desa Petak Kaja Bapak Nyoman Payu disaksikan oleh ketua BPD, Bendesa Adat, Klian dinas dan Klian Adat desa setempat.
“Fokus kegiatan KKN di Desa Petak Kaja, sesuai dengan tema KKN tahun 2023 yaitu pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan ketahanan pangan. Maka, program-program yang akan dilaksanakan selama pelaksanaan KKN adalah mengedukasi masyarakat agar mengedepankan hidup sehat,” ungkap Sarmawa.
Hal tersebut dilakukan kerjasama dengan puskesmas setempat dalam program posyandu balita, posyandu lansia, pemberantasan jentik nyamuk, dan program kesehatan lainnya. Selain program tersebut, mahasiswa KKN Unwar juga memprogramkan mengedukasi pemilahan sampah, pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman kebutuhan sehari-hari khusus bagi penduduk miskin.
Mahasiswa KKN juga mengedukasi anak-anak sekolah setingkat sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan belajar, mereka juga melakukan pendataan penduduk guna memvalidasi data penduduk untuk tahun 2023.
“Itu fokus kegiatan mahasiswa KKN Unwar di Desa Petak Kaja, tapi kami juga tidak menutup untuk melaksanakan program kegiatan lain yang secara insidental dilaksanakan oleh pemerintahan dan masyarakat desa setempat, ” ucapnya.
Perbekel Desa Petak Kaja, I Nyoman Payu, menuturkan Desa Petak Kaja, yang berlokasi di Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, merupakan daerah pertanian yang subur dan cocok untuk berbagai jenis tanaman pangan. Desa Petak Kaja terdiri dari 4 banjar dinas yaitu: Banjar Petak, Banjar Mantring, Banjar Padpadan, dan Banjar Panyembahan. Masing- masing banjar dinas tersebut merupakan satu desa adat, dimana masing-masing memiliki satu bendesa adat. Kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Petak Kaja tidak jauh berbeda dengan desa lainnya.
“Desa Petak kaja sudah beberapa kali menjadi tempat pelaksanaan KKN dari berbagai perguruan tinggi di Bali. Kehadiran mahasiswa KKN di Desa Petak Kaja diharapkan mampu memberikan dorongan/motivasi pada masyarakat desa untuk bersama-sama pemerintah desa meminimalisasi dan mengatasi berbagai persoalan desa seperti persoalan sampah, kemiskinan, kesehatan, dan sebagainya, ” ungkap Nyoman Payu.
Dalam hal persoalan sampah, diharapkan mahasiswa melakukan edukasi ke rumah-rumah penduduk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya. Pemilahan sampah dari sumber akan mempercepat proses daur ulang sampah tersebut.
Selain itu, mahasiswa KKN juga diharapkan mampu mengedukasi masyarakat miskin agar memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanami tanaman yang menghasilan bahan kebutuhan sehari-hari seperti cabai, sayuran, tanaman obat, dan sebagainya. Ini semua dalam upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga.
Di bidang kesehatan, mahasiswa KKN Unwar diharapkan mengedukasi masyarakat untuk tidak membiarkan adanya genangan-genangan air di dalam pekarangan rumah tangga yang berpotensi berkembangnya nyamuk yang membahayakan kesehatan keluarga.
Sambil mengedukasi masyarakat yang dilakukan secara door to door, mahasiswa KKN juga melakukan pendataan penduduk untuk memvalidasi data penduduk desa tahun 2023.
“Mahasiswa KKN Universitas Warmadewa, nantinya setelah selesai pelaksanaan KKN, saya harapkan mendapatkan kenangan yang indah atas keberhasilan pelaksanaan KKN di desa Petak Kaja, ” harapan perbekel Nyoman Payu.
Selama beberapa hari di awal pelaksanaan KKN, kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan oleh mahasiswa KKN diantaranya di hari pertama dilakukan sembahyang bersama mahasiswa KKN dengan seluruh aparat desa di padmasana kantor desa. Selanjutnya dilakukan pematangan program kerja. Setelah seremonial serah terima, mahasiswa mewawancarai seluruh klian dinas masing-masing banjar untuk memperoleh informasi yang akurat, dan sekaligus mematangkan program kerja di masing-masing banjar tersebut.
“Tidak membuang waktu, di sore harinya mahasiswa langsung bergabung dengan para lansia untuk melakukan senam bersama lansia. Di hari ketiga (kebetulan hari jumat, red) dimana pemerintah desa secara rutin melaksanakan Jumat bersih, dalam kesempatan tersebut seluruh mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, ” beber Sarmawa.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemindahan bibit cabai dari pembenihan ke polybag, untuk selanjutnya akan ditanamkan di rumah-rumah penduduk yang dikatagorikan sebagai penduduk miskin. Hari ke 4, mahasiswa membagi diri dan masing-masing mendatangi rumah tangga miskin untuk melakukan edukasi terkait sampah, pendataan penduduk, dan penanaman pohon dilahan pekarangan.
“Kegiatan seperti itu akan terus dilakukan sampai akhir pelaksanaan KKN yaitu 2 Maret 2023. Tentunya kami berharap program yang dilaksanakan mahasiswa KKN Unwar bermanfaat bagi masyarakat Desa Petak Kaja, ” pungkasnya. BWN-03

































