Kutsel, baliwakenews.com
Suasana nampak berbeda di wantilan Rangdunata, Desa Adat Kutuh, Kamis (10/11) siang.
Para wisman atau bule dari berbagai negara, ramai-ramai belajar memasak masakan tradisional seperti lawar dan sate. Sebelum me mulai akrivitasnya para wisman tersebut mendapat arahanan dari chef lokal yang di libatkan dalam program tersebut. Mereka tampak antusias mencincang berbagai bahan olahan yang telah disiapkan Pengelola DTW Pantai Pandawa Desa Kutuh bersama para prajuru setempat.
Menariknya Cooking Class ini merupakan program charity dimana hasil olahanya dibagikan ke krama setempat. Hasil olahan tersebut disajikan ke dalam besek yang jumlahnya 100 boks. Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan DTW Pandawa, Wayan Duartha yang mengkoordinir kegiatan tersebut memaparkan, Desa Adat Kutuh memang menggelar program Cooking Class Khusus yang melibatkan para petinggI asuaransi dunia. Mereka datang dari berbagai negara ke Desa Adat Kutuh untuk menggelar program Charity. “para finance ini membagikan masakan tradisional yang mereka bikin Kepada warga Kutuh.
“Hasil olahan mereka bagikan ke masyarajat setempat berupa sate dan lawar serta nasi yang jumlahnya 100 boks keben atau besek,” ujarnya sembari menambahkan para wisatawan ini juga melakukan kunjungan ke rumah masyarakat Kutuh untuk membagikan bingkisan tersebut. “Ini merupakan program Cooking Class terbesar yang dilaksanakan di Desa Adat Kutuh,” imbuhnya.
Duartha berharap kegiatan ini berlanjut dan bisa mempromosikan pariwisata DTW Pandawa dan yang ada di Desa Kutuh. Terlebih mereka ini datang dari beberapa perusahan asuransi besar di dunia. Pihaknya juga siap melayani jika ada wisatawan yang ingin melakukan cooking class di Pantai atau di tempat tempat lain di DTW Pandawa. Kegiatan ini sambung dia sekaligus sebagai peluncuran program Cooking Class di Desa Adat Kutuh. “Kami juga sudah memiliki Tim yang akan siap menangani program ini,” ujarnya sembari menambahkan kalau program Cooking class ini bisa diikuti oleh umum maupun secara privat tergantung permintaan yang masuk. “Semua sudah kami siapkan tinggal Hubungi Bumda Desa Adat Kutuh,” ujarnya.
Terkait kesiapan mendukung G20, Dia menegaskan kalau DTW Pantai Pandawa tetap buka dan sangat Siap jika dikunjungu oleh delegasi KTT G20. “Kami senantiasa siap untuk dikunjungi baik dari segi SDM maupun kesiapan lainnya,” pungkas Duartha. BWN-04






























