Kepergok Bobol Bank, Pencuri asal NTT “Nyaru Buduh”

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Nyaru buduh (pura-pura gila-red) cara yang dilakukan Fransiskus Donatus (22) saat kepergok berada di dalam ruangan Bank BPD Bali Kas Canggu. Rupanya modus tersebut membuat pria asal Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian di Jalan Raya Canggu, Banjar Aseman Kawan, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.

Fransiskus dipergoki karyawan bank saat membobol kantor bank untuk mencongkel mesin ATM. Dan aksi percobaan pencurian itu dilakukan pada Selasa 31 Agustus 2021, sekira pukul 05.00 WITA. “Berbekal besi panjang tersangka berhasil masuk ke dalam kantor. Namun dia gagal membongkar mesin ATM di dalam ruangan kantor Bank BPD Kas Canggu,” kata Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Ary Satriyan, Jumat 10 September 2021.

Baca Juga:  Menjadi Pusat Edukasi Sejarah dan Kebudayaan Masyarakat, Wali Kota Jaya Negara Resmikan Monumen Perjuangan Puputan Badung

Kebetulan saat Fransiskus sedang membongkar mesin ATM. Salah seorang karyawan bank tiba di lokasi. Saat karyawan itu meneriaki tersangka, pria yang pernah beberapa kali melakukan pencurian itu lantas menempel seluruh wajahnya dengan stempel dan berjalan keluar seperti biasa sambil memegang stempel. “Tersangka mengendarai sepeda motor Yamaha Mio tanpa plat nomor. Sementara karyawan bank mengira jika tersangka benar gila,” kata Satriyan.

Baca Juga:  Triwulan 1 Tahun 2025, Perekonomian Bali Tumbuh 5,52% Pada

Aparat Polda Bali kemudian mengejar Fransiskus. Hingga akhirnya dia ditangkap saat hendak kabur ke kampung halamannya, pada Kamis 9 September 2021 saat kapal yang ditumpangi tersangka transit di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR