Denpasar, baliwakenews.com
Diduga akibat konsleting listrik dari arah dapur, toko alat-alat printer Kreasindo Citra Nusantara (KCN) di Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, terbakar. Peristiwa yang terjadi pada Senin (15/4) sekitar pukul 22.30 itu, diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp 4 miliar.
Sebelum kebakaran terjadi, aliran listrik di toko tersebut sempat mati beberapa kali. “Saat kejadian ada dua karyawan toko KCN bernama Ade dan Risdina di lokasi,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Selasa (16/4).
Menurut Sukadi, sebelum kejadian, kedua karyawan tersebut keluar untuk membeli makan di warung. Selanjutnya, mereka kembali ke toko. “Dan mereka duduk-duduk untuk main HP di depan toko KCN,” ujarnya.
Kemudian sekitar pukul 22.30, Ade dan Risdina melihat listrik di KCN padam diduga karena korsleting listrik. Ade menghidupkan kembali listrik melalui meteran. Hanya saja, listrik di sana kembali padam berselang lima menit berikutnya.
Bahkan, tiba-tiba Ade dan Risdina melihat ada percikan api dari atas dapur yang ada di dalam toko KCN. Sehingga kedua karyawan ini berlari keluar sambil meminta bantuan tetangga sekitar untuk melapor ke pemadam kebakaran.
Selanjutnya, mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar tiba di lokasi. Namun kobaran api dengan cepat membesar. “Petugas melakukan upaya pemadaman selama dua jam, akhirnya api bisa dipadamkan,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, kata Sukadi. Diperkirakan kerugian material yang dialami pemilik KCN, bernama Sandi Liadinata kurang lebih mencapai Rp 4 miliar. “Dari hasil Olah TKP, dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Tetapi diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dari Unit Inafis atau Lab For Denpasar untuk kepastiannya,” tegasnya. BWN-01

































