Kutsel, baliwakenews.com
Setelah sempat redup, belakangan kasus covid di wilayah Kuta Selatan (Kutsel) kembali naik. Bahkan data terakhir per Sabtu (30/1) kasus Cohid 19 di Kutsel menginjak angka 53. Kondisi ini diakui Kasatgas Penanggulangan Covid 19 yang juga Camat Kutsel, Ketut Gede Arta dihubungi Senin (31/1). Dia tidak memungkiri dalam beberapa hari terakhir telah terjadi peningkatan kasus covid di wilayahnya. Dimana berdasarkan data kata dia, dari yang sebelumnya per tanggal 22 Januari 13 kasus terus meningkat mencapai 53 kasus di tanggal 30 Januari.
Hanya saja kata Gede Arta, kasus yang terjadi ini belum bisa dipastikan apakah varian omicron atau bukan. Kasus yang meningkat ini terjadi di dua kelurahan yaknk Kelurahan Jimbaran dan Benoa. Selain itu yang terpapar didominasi oleh pelaku perjalanan. Menindaklanjuti kondisi ini, pihaknya sudah menginstruksikan ke pihak satgas Kelurahan dan Desa untuk terus menggencarkan pelacakan di lapangan. Baik itu tracing maupun testing. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak Satgas dan pihak puskesmas terkait langkah-langkah yang akan diambil.
Gede Arta juga mengimbau masyarakat Kutsel agar tetap menerapkan prokes dengan baik untuk mencegah penularan yang lebih banyak. Selain itu, untuk vaksinasi booster juga dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran varian baru. Namun baru sebatas untuk para lansia dan pelayan publik yang rentan karena setiap hari melayani masyarakat. “Baru booster untuk lansia sudah berjalan dan pelayan publik yang rentan. Kalau yang umum masih belum,” ujarnya. BWN-04

































