Mangupura, baliwakenews.com
Dua pria berandalan akhirnya tumbang dan babak belur setelah dihajar oleh HW alias Komang asal Buleleng. Komang yang merupakan atlet bela diri Muaythai itu kesal karena melihat kedua pria yang dalam keadaan mabuk itu memaki-maki pengendara perempuan.
Peristiwa keributan itu terjadi di Traffic Light (TL) Simpang Empat Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Badung, pada Jumat (19/1) malam. Dan video perkelahian itu beredar luas di masyarakat. Dalam video berdurasi 15 detik itu memperlihatkan Komang menghajar dua orang di tengah kemacetan.
Setelah video tersebut viral, melalui akun IG miliknya @thecrazydog_99, Komang membuat rekaman suara. Dia menceritakan kasus perkelahiannya dengan dua orang yang tak dikenal tersebut. Selain rekaman suara ada pula klarifikasi lewat tulisan. Komang mengatakan potongan video yang beredar tidak menggambarkan cerita seutuhnya.
Diceritakannya, video yang beredar hanya menampilkan saat dirinya menumbangkan dua lawannya, tetapi tidak ada video sejak awalnya. Atas video yang beredar dirinya merasa dirugikan karena seolah-olah dirinya melakukan penganiayaan. Padahal yang dilakukannya adalah membela seorang pengendara perempuan yang dibentak dua lawannya itu.
Melalui rekaman suara yang beredar di Medsos, Komang menceritakan pada saat itu dia pulang latihan di salah satu tempat di Kuta Utara hendak menuju ke kos tempat tinggalnya di Tukad Badung, Denpasar Selatan. Dia melihat dua pria itu ugal-ugalan saat mengendarai sepeda motor. Tiba di lampu merah keduanya membentak seorang perempuan dengan mengatainya anj*ng.
“Sebelum kejadian saya dan kedua orang itu datang dari arah yang sama. Saat tiba di lampu merah saya berhenti pas di belakang keduanya. Saya dengar sendiri mereka membentak cewek di depan mereka yang bawa motor. Cewek itu bilang, gimana mau maju macet gini,” ungkap Komang.
Meskipun perempuan itu menjawab tidak bisa bergerak karena macet, kedua orang itu terus mengatainya anj*ng dan meminta untuk minggir. “Karana mereka terus berkata kasar, saya dari belakangan bilang jangan berkata kasar sama cewek. Keduanya malah galak dan nantangin saya. Keduanya bilang, mau apa kamu ? Ayo minggir ! Saya pun minggir,” lanjutnya.
Salah satu lawannya yang badannya lebih kecil turun duluan hendak menyerang Komang. Tak mau dipukul duluan Komang melayangkan tendangan ala Muaythai hingga membuat lawannya itu terjatuh. Kemudian datang seorang lainnya yang badan besar menyerang. Serangannya mudah diatasi bahkan lelaki badan besar itu mendapat bogem mentah hingga membuatnya sempoyongan.
“Akhirnya terjadilah perkelahian. Pada saat perkelahian itu saya ingat ada kejadian orang dari Buleleng di bunuh di Sempidi oleh orang yang seperti ini. Saya meluapkan emosi dan kemampuan saya untuk melumpuhkan mereka. Pada saat saya menumbangkan keduanya itulah video yang beredar di Medsos,” pungkasnya.
Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Komang Juniawan dikonfirmasi, Minggu (21/1) mengatakan dua orang yang dipukul itu belum diketahui identitasnya. Keduanya hingga kemarin tidak membuatkan laporan polisi. Dan Komang sudah dimintai keterangan di Polsek Kuta Utara. Selain Komang ada dua orang saksi lainya yang dimintai keterangan. BWN-01


































