Jelang Tahun Baru, Kunjungan ke Tanah Lot Turun hingga 20 Persen, Pendapatan Justru Melonjak

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot sepanjang 2025 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pengelola mencatat penurunan kunjungan berada di kisaran 15 hingga 20 persen dibandingkan capaian 2024.

Asisten Manajer DTW Tanah Lot, I Putu Toni Wirawan, mengatakan pada 2024 jumlah kunjungan wisatawan mencapai sekitar 1,7 juta orang. Sementara sepanjang 2025, angka kunjungan turun menjadi sekitar 1,4 juta wisatawan.

“Kalau dibandingkan tahun lalu, kunjungan memang turun sekitar 15 sampai 20 persen,” kata Toni, Selasa, 30 Desember 2025.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Bersama Istri Hadiri Langsung Penampilan Gong Kebyar Dewasa di PKB XLVII 2025

Menurut Toni, penurunan itu dipengaruhi berbagai isu yang berkembang di Bali dalam beberapa waktu terakhir. Di antaranyaba persoalan kemacetan lalu lintas, bencana alam seperti banjir, hingga melemahnya kondisi perekonomian masyarakat yang berdampak langsung pada sektor pariwisata.

Meski demikian, penurunan jumlah wisatawan tidak berbanding lurus dengan pendapatan. Pengelola DTW Tanah Lot justru mencatat pendapatan melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target pendapatan Rp64,35 miliar, realisasi hingga akhir 2025 mencapai sekitar Rp72 miliar.

Toni menjelaskan, capaian tersebut didorong oleh komposisi wisatawan mancanegara yang relatif tinggi. Harga tiket masuk wisatawan asing lebih mahal dibandingkan wisatawan domestik, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Uleman Karya Ngenteg Linggih Banjar Kuwum Ancak

Selain itu, manajemen juga mengintensifkan promosi destinasi serta menggelar berbagai agenda pendukung. Salah satunya festival seni dan kuliner yang digelar pada Agustus 2025, yang turut mendongkrak citra dan daya tarik Tanah Lot di tengah perlambatan kunjungan.

Menjelang akhir tahun, arus kunjungan mulai menunjukkan tren peningkatan. Sejak 20 Desember 2025, rata-rata kunjungan harian yang sebelumnya berkisar 1.000 hingga 3.000 orang per hari naik menjadi sekitar 4.000 hingga 6.000 orang per hari.

Baca Juga:  Inovasi Bungan Desa, Menjawab Solusi Permasalahan Desa di Kabupaten Tabanan

Kunjungan masih didominasi wisatawan domestik, terutama dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, dan Yogyakarta, yang datang secara berkelompok menggunakan bus pariwisata. Adapun wisatawan mancanegara didominasi pengunjung asal India, Tiongkok, negara-negara Asia lainnya, Australia, serta Eropa.

Pengelola berharap tren kenaikan kunjungan ini dapat berlanjut hingga awal 2026, seiring momentum libur akhir tahun dan awal tahun baru. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR