Denpasar, baliwakenews.com
Warga di pesisir Pantai Sanur, digemparkan dengan penemuan jasad perempuan yang mengapung di tengah laut, Jumat (14/10) sekitar pukul 08.30. Yang mengejutkan, jasad tersebut mengenakan helm, jaket, sepatu dan tas gendong.
Hasil pemeriksaan petugas Forensik RSUP Prof. Ngoerah Gede Ngoerah, diperkirakan wanita yang meninggal tersebut masih berusia muda. “Belum ditemukan identitasnya. Nanti saya sampaikan lagi perkembangannya,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi.
Menurut Sukadi, jasad tersebut awalnya dilihat oleh Wayan Sueca saat hendak mengambil boat di pinggir pantai. Saat menoleh ke laut dia melihat jasad manusia mengapung di tengah laut. “Jasad tersebut berada di belakang Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur,” tegasnya.
Sementara itu, jasad perempuan tersebut, diyakini adalah korban yang terseret arus banjir saat melintas di Jembatan Tukad Yeh Ho, Tabanan. Korban merupakan mahasiswi bernama Luh Gede Puspasari (19).
Seperti dikatakan keluarga dekat korban, Desak Nyoman Ayu Sumariati (45). Wanita yang juga bibi korban itu sempat datang ke Kamar Jenazah RSUP Prof Ngoerah untuk memastikan apakah jasad tanpa indentitas yang ditemukan di Pantai Sanur itu adalah keponakannya.
Berdasarkan foto-foto yang beredar luas dari jasad yang ditemukan mengambang di Pantai Sanur, baju sweater, sepatu putih, celana pendek warna hitam, dan helm Ink warna abu-abu yang dipakai oleh Luh Gede Puspasari. “Meskipun dari tubuh sudah tidak bisa dikenali karena membengkak, apalagi hilangnya sudah tujuh hari, tapi dari pakaiannya saya yakin 90 persen itu dia (keponakan),” ucapnya.
Selain itu, kedua orang tua Luh Gede Puspasari juga telah datang ke RSUP Prof Ngoerah untuk pencocokan identitas. “Korban pendiam. Dia anak sulung dari tiga bersaudara. Keponakan saya itu kuliah di Universitas Saraswati Denpasar. Dan setiap hari pulang pergi dari rumahnya di Banjar Dinas Tanguntiti, Tabanan ke Denpasar untuk kuliah,” Kata Desak Nyoman Ayu.
Dikatakannya, bila identifikasi dari rumah sakit dan kepolisian sudah keluar dan jasad itu adalah Luh Gede Puspasari, maka pihak keluarga akan segera menggelar upacara prosesi penguburan. BWN-01
































