Indonesia Berkomitmen Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 43 Persen

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 32% hingga 43% pada tahun 2030. Namun di sisi lain kita juga membutuhkan investasi sebesar $55 miliar guna mencapai mencapai emisi nol bersih pada tahun 2030.

Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi seusai membuka konferensi bertajuk “Indonesia’s Climate Change Mitigation Efforts in the Energy Sector” di The Sakala Resort, Tanjung Benoa, Selasa (6/8/2024) sore.

Konferensi yang berlangsung dari tanggap 5-7 Agustus 2024 ini merupakan bagian dari rangkaian Asia Pacific Broadcasting Union (ABU) Summit 2024. Indonesi sebagai negara kepulauan cukup rentan terhadap dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, Indonesia menyadari akan pentingnya transisi energi menuju sumber yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Kerja 24 Jam Non Stop, Linmas Legian Diusulkan Jadi Tenaga Kontrak

Sektor energi sendiri selama ini, didominasi oleh penggunaan bahan bakar fosil menjadi fokus utama dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Asapun tujuan dari konferensi ini yakni untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, khususnya melalui inovasi di sektor energi. Beberapa topik utama yang dibahas meliputi dekarbonisasi sektor pendingin, jalur menuju emisi nol bersih, peningkatan efisiensi energi, dan dekarbonisasi sektor bangunan.

Selain membuka konferensi dengan menyampaikan pidato utama mengenai strategi mitigasi perubahan iklim Indonesia di sektor energi, dqlam kesempatan ini, Eniya juga meluncurkan Rencana Aksi Nasional Pendinginan (NCAP) dan Dokumen Panduan Audit Kerja Energi Paket Pendingin Air Sejuk atau Chiller.

Guna mempermudah investasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), rencananya akan mengeluarkan Peraturan No 11/2024 untuk mempercepat pengemmbangan infrastruktur listrik, dengan prioritas pada produk domistik. Peraturan ini diharapkan bisa mengatasi isu konten lokal, khususnya dalam proyek energi terbarukan, seperti panel surya.

Baca Juga:  Saffron Mandala Resmi Hadir di Bali, Destinasi Kuliner India Autentik Perkuat Daya Tarik Pariwisata

Di bagian lain, Eniya juga memberikan catatan penting bahwa Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam penurunan emisi melalui berbagai program energi bersihnya. Terutama sejak diimplementasikannya Peraturan Pemerintah No.33/2023 tentang Konservasi Energi. Karenanya semua sektor energi, baik itu industri, penyedia jasa energi, transportasi, sektor gedung, bahkan pemerintah daerah hingga pusat, diserukan untuk melakukan manajemen energi. Terutama jika pengguna energi mempunyai konsumsi energi melebihi ambang batas tertentu.

Salah satu capaian lainnya yang menurutnya sangat signifikan adalah tentang Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM) & Label Tanda Hemat Energi (LTHE). Indonesia telah berhasil melakukan penghematan energi sebesar 2,07 TWh, penghematan biaya listrik sebesar IDR 3 triliun, dan pengurangan emisi sebesar 2,18 juta ton CO2 (EBTKE, 2003).

Baca Juga:  Begal Bersenjata Celurit Ditangkap Saat Sembunyi di Semak-semak

Dalam hal energi terbarukan, dia menjelaskan, penggunaannya di Indonesia masih 13,2%. Hal itu kata dia masih di bawah target 23% yang ingin dicapai hingga tahun 2025. Kendati demikian dia optimis karena potensi energi terbarukan d potensi energi terbarukan di Indonesia juga sangat signifikan. Terutama matahari, hidro, bioenergi, geothermal, dan energi laut. Terkait hal ini dia menegaskan kalau pemerintah tidak bekerja sendirian untuk mencapainya. Dimana dia berharap nantinya banyak pihak bisa berkolaborasi dan berkontribusi akan hal ini. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR