Mangupura, Baliwakenews.com
Ada yang berbeda dalam rangkaian menyambut HUT ke-50 Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung. Bukan hanya tentang usia setengah abad sebuah perusahaan, tetapi juga tentang mempertemukan kembali orang-orang yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa saat manajemen Perumda Tirta Mangutama menggelar Hari Keakraban Bersama Purna Tirta, Minggu (27/9/2026). Para pegawai aktif dan para pensiunan kembali duduk bersama, berbagi cerita, pengalaman, sekaligus menyampaikan harapan untuk masa depan perusahaan.
Kegiatan tersebut diisi dengan senam sehat, penandatanganan quote oleh mantan Direktur Utama, pemberian penghargaan dan beasiswa bagi putra-putri pegawai maupun Purna Tirta yang berprestasi, serta lomba kreativitas antarbagian.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Wayan Suyasa, mengatakan pertemuan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-50.
Menurutnya, para pensiunan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Tirta Mangutama meski sudah tidak lagi aktif bekerja.
“Silaturahmi ini tidak boleh terputus setelah masa kerja selesai. Justru silaturahmi ini harus tetap bertumbuh dan menjadi inspirasi,” ujar Suyasa.
Baginya, para Purna Tirta merupakan orang-orang yang menyimpan banyak cerita tentang perjalanan perusahaan. Mereka pernah menghadapi berbagai persoalan, mengambil keputusan dan mencari solusi ketika perusahaan berada pada fase yang berbeda.
“Beliau-beliau ini mantan pegawai kita. Mereka pasti tahu apa yang menjadi kendala dan apa yang menjadi solusi, sehingga bisa memberikan masukan kepada kami,” katanya.
Karena itu, Suyasa membuka ruang seluas-luasnya bagi para pensiunan untuk memberikan masukan kepada manajemen.
Menurutnya, pengalaman masa lalu tetap relevan untuk membaca tantangan pelayanan publik saat ini.
Memasuki usia setengah abad, Suyasa menilai Tirta Mangutama tidak cukup hanya melihat perjalanan panjang yang telah dilalui. Usia 50 tahun harus menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak, melihat kembali apa yang sudah dilakukan dan apa yang masih perlu diperbaiki.
“Yang sehari-hari melayani masyarakat, hari ini kita tampilkan keceriaan untuk melepas semua beban yang selama ini ada,” katanya.
Lomba kreativitas antarbagian pun menjadi salah satu cara memberikan ruang bagi pegawai untuk menikmati suasana berbeda dari rutinitas pelayanan sehari-hari.
Di balik suasana santai tersebut, terselip pesan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi pekerjaan utama yang harus terus dibenahi.
Suyasa berharap kebersamaan antara pegawai aktif dan Purna Tirta dapat melahirkan banyak masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Dengan bertukar pikiran, kami berharap pelayanan kepada masyarakat dalam 50 tahun ini bisa semakin meningkat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga memberikan apresiasi kepada para Purna Tirta atas pengabdian dan sumbangsih mereka selama menjadi bagian dari perusahaan.
“Ini bentuk apresiasi atas jerih payah dan sumbangsih beliau selama ini. Ada dedikasi yang begitu tinggi dan kami ingin memberikan penghargaan atas pengabdian tersebut,” jelas Suyasa.
Tidak hanya mengenang jasa para pensiunan, perhatian juga diarahkan kepada generasi berikutnya. Putra-putri pegawai maupun Purna Tirta yang berprestasi mendapatkan beasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan.
Suyasa berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus belajar dan berprestasi.
“Kami ingin memberikan semangat kepada mereka. Generasi ke depan harus lebih mau belajar, lebih kreatif dan berprestasi,” ujarnya.
Ia meyakini keberhasilan seorang anak juga tidak terlepas dari peran orang tua yang terus memberikan dukungan dan motivasi.
“Kami punya keyakinan, kalau anak-anak sudah berprestasi, orang tuanya yang bekerja di sini juga punya prestasi,” ungkapnya.
Pesan penting juga datang dari Purna Tirta yang pernah memimpin perusahaan, Nyoman Sukanada, mantan Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama periode 2004–2012.
Di usia ke-50, Sukanada menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan pesan kepada manajemen agar tidak pernah berhenti melakukan evaluasi.
“Jangan ada bosan-bosannya melaksanakan evaluasi. Evaluasi manajemen itu wajib dilaksanakan, baik di tingkat pejabat maupun jajaran di bawah,” kata Sukanada.
Menurutnya, evaluasi tidak harus selalu dimulai dari ruang pimpinan. Informasi yang paling penting justru sering datang dari pegawai yang berada langsung di garis depan pelayanan.
Merekalah yang berhadapan dengan pelanggan setiap hari dan mengetahui secara langsung persoalan yang terjadi di lapangan.
“Dari garda terdepan pun kita akan mendapatkan informasi yang paling didambakan. Sikap apa, kebijakan apa untuk penyempurnaan pelayanan,” ujarnya.
Sukanada menyadari, melayani masyarakat bukan pekerjaan yang selalu mudah. Keluhan, kritik hingga kemarahan pelanggan merupakan dinamika yang harus dihadapi.
Namun, semua itu semestinya menjadi bahan untuk memperbaiki diri.
Ia juga menyinggung mengenai tarif air. Menurutnya, setiap kebijakan penyesuaian tarif perlu dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Sering ada pertanyaan kenapa PDAM Badung semena-mena menaikkan tarif. Padahal bukan menaikkan, tetapi menyesuaikan tarif. Ini yang perlu kita beri pemahaman kepada masyarakat,” jelasnya.
Bagi Sukanada, peringatan HUT ke-50 bukan sekadar perayaan ulang tahun perusahaan. Momentum tersebut harus menjadi kesempatan bagi seluruh jajaran untuk melakukan introspeksi.
“Ini bukan semata-mata acara seremonial. Ini ajang introspeksi kita, baik di tingkat pimpinan maupun jajaran,” tandasnya.
Setengah abad perjalanan Tirta Mangutama akhirnya bukan hanya tentang angka 50 tahun. Ada ribuan cerita pengabdian, ada pegawai yang telah pensiun, ada generasi baru yang melanjutkan estafet, dan ada masyarakat yang setiap hari menaruh harapan pada layanan air bersih.
Di tengah perjalanan panjang itu, satu pesan tetap relevan: pelayanan tidak pernah selesai diperbaiki. Karena itu, evaluasi pun jangan pernah berhenti. BWN-03
































