Tabanan, baliwakenews.com
Buruknya kondisi infrastruktur jalan kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas di di Kabupaten Tabanan. Seperti yang dialami seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis, Calvi (70), yang terperosok ke jurang di Jalan Umum Pejaten-Bedha, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Minggu (26/1). Kecelakaan ini terjadi akibat korban mencoba menghindari jalan berlubang saat mengendarai sepeda motor.
Korban, yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK-6563-ADK, mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuhnya dan kini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Tabanan.
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata, mengungkapkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.30. Saat itu, Calvi tengah melaju dari arah Barat menuju Timur. Setibanya di Banjar Pangkung, Desa Pejaten, korban diduga berusaha menghindari jalan berlubang, namun kehilangan kendali hingga terjatuh ke jurang di sisi utara jalan.
“Kondisi jalan berlubang diduga menjadi pemicu utama korban kehilangan kendali. Akibatnya, korban terjatuh ke jurang sedalam beberapa meter,” ujar Berata, Senin (27/1).
Akibat kejadian tersebut, Calvi menderita patah tulang pada tangan kiri, patah tulang pinggang kiri, serta luka lecet di bahu dan wajah. “Meski mengalami cedera serius, korban ditemukan dalam keadaan sadar oleh warga sekitar yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang,” imbuh Berata.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Tabanan, Polsek Kediri, BPBD Tabanan, serta warga sekitar, langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan kendaraannya. Evakuasi berjalan lancar meskipun medan cukup sulit. “Saat ini korban dalam kondisi sadar dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Tabanan. Kondisinya terus dipantau oleh tim medis,” tambah Berata, seraya mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut, terutama di wilayah yang diketahui memiliki kerusakan jalan. BWN-01

































