Mangupura, baliwakenews.com
Konferensi internasional G-20 akan segara digelar di kawasan Nusa Dua. Polresta Denpasar dan Kodim 1611/Badung melakukan koordinasi dalam meningkatkan keamanan, khususnya di wilayah yang dijadikan tempat konferensi.
Sosialisasi dan koordinasi pengamanan selama KTT G20 dilakukan di Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Selasa (25/10). “Kelurahan Benoa merupakan tempat pelaksanaan semua kegiatan KTT G20. Termasuk hotel tempat delegasi menginap. Tentunya pengamanan menjadi hal utama,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. Dody Trio Hadi.
Menurut Bambang, saat KTT G20 akan ada pembatasan-pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah bagi masyarakat. Yaitu pembatasan kegiatan dengan pemberlakuan work from home (WFH). Dan belajar daring bagi siswa sekolah. “Ini bukan bermaksud membuat masyarakat liburan. Namun guna membatasi kegiatan masyarakat di luar rumah,” bebernya.
Bambang mengatakan, pembatasan melintas di jalur tol menuju Sawangan juga dilakukan. Dan di wilayah Desa Peminge, Kuta Selatan hanya diperbolehkan menggunakan kendaraan listrik.
Hal senada juga diungkapkan Kolonel Dody, terkait diberlakukan penutupan jalan, untuk pedagang kaki lima di sepanjang jalur diminta untuk tutup sementara. Begitu juga dengan pemilik hewan ternak, yaitu sapi dan anjing liar wajib dikandangkan agar tidak mengganggu pada saat delegasi melintas. “Kami mohon maaf adanya ketidaknyamanan dengan adanya pembatasan-pembatasan tersebut. Kami hanya menginginkan agar jalannya pelaksanaan kegiatan dapat berjalan aman dan sukses,” tegasnya. BWN-01

































