Sukabumi, baliwakenews.com – Patung penyu yang menjadi ikon Alun-Alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kerusakan. Fakta mengejutkan terungkap bahwa patung yang dibangun dengan anggaran Rp15,6 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2023 itu ternyata hanya terbuat dari kardus.
Informasi ini pertama kali terungkap melalui unggahan video akun Instagram (@)sukabumi_satu pada Selasa (4/3). Dalam rekaman tersebut, terlihat beberapa bagian patung yang berada di bibir pantai mengalami kerusakan, memperlihatkan material di dalamnya yang bukan dari semen atau batu seperti yang diharapkan, melainkan kardus yang ditopang dengan rangka bambu seadanya.
“Masya Allah, ini pembuatan penyu Gadobangkong, ini, seperti ini. Bukan coran ini. Lihat itu pak, lihat,” ucap perekam video, mengungkapkan keterkejutannya terhadap kondisi patung yang selesai dibangun pada September 2024 itu.
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warga dan menuai berbagai reaksi. Banyak yang mempertanyakan transparansi anggaran serta kualitas pengerjaan proyek yang menelan biaya miliaran rupiah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan penggunaan material kardus dalam pembangunan patung penyu ini. Warga pun berharap ada investigasi lebih lanjut dan pertanggungjawaban atas proyek yang didanai oleh anggaran daerah tersebut.
Kasus ini semakin menambah daftar panjang kontroversi proyek pembangunan fasilitas umum yang dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang telah dikucurkan. BWN-01




























