Denpasar, Baliwakenews.com
Pengkot Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Denpasar memastikan diperkuat oleh 26 judoka dalam ajang Porprov Bali 2022 mendatang. Dari 26 judoka tersebut, 60 persennya adalah wajah-wajah baru.
Hal itu dijelaskan Ketua Umum Pengkot PJSI Denpasar, Agus Putra Adnyana, Selasa (30/8). Disebutkannya, 26 judoka itu terdiri dari 14 putra serta 12 putri dan sudah definitif. “Mereka yang baru ini adalah hasil pantauan dari berbagai ajang seperti Walikota Cup dan Kejurprov,” tegas Agus Putra Adnyana.
Lanjutnya, sementara untuk judoka yang telah pensiun sebanyak 10 orang dikarenakan umur yang sudah melewati batas. Dalam aturan kali ini, batas maksimal judoka adalah 30 tahun. Soal target di Porprov Bali nanti, PJSI Denpasar sendiri dirancang bisa membawa pulang 11 medali emas dan bisa meraih gelar juara umum kembali. Sementara di Porprov Bali 2019/Tabanan, judo Denpasar meraih 9 emas. “Tapi di Tabanan itu kategori ada 19, sedangkan Porprov sekarang ada penambahan menjadi 21 nomor dari tiga kategori yakni fighter, kata, dan beregu,” bebernya.
Dalam persiapannya, Agus Putra Adnyana mengungkapkan memang terjadi sedikit kendala yaitu soal latih tanding atau ujicoba hasil latihan. Denpasar bukannya kesulitan untuk mencari ajang try out maupun try in, namun kendalanya adalah soal anggaran. Mengenai rival di Porprov Bali 2022 mendatang, Agus mengaku tidak bisa dipetakan secara umum. Mengingat rivalitas itu hanya bisa dilihat per kelas atau nomor. Jika sesuai jadwal awal, cabang olahraga judo digelar mulai 21-26 November di GOR Perancak, Desa Tibubeneng, Badung. BWN-06

































