Gianyar, baliwakenews.com
Meningkatkan pemahaman para pemandu wisata tentang budaya Bali dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, Tim PKM Unwar melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kabupaten Gianyar pada Kamis 8 Agustus 2024. Tim yang dipimpin Dr. Dewa Ayu Kadek Claria, S.S, M.Hum., memberikan pelatihan kepada karyawan PT. Bali Sundaram Travel.
Dr. Dewa Ayu Kadek Claria, S.S, M.Hum., bersama I Gusti Ngurah Adi Rajistha, S.S.,M.Hum dan Dra. Ni Made Suwendri, M.Si., sejumlah mahasiswa memberikan pelatihan Bahasa Inggris Komunikatif untuk Pengaturan Perjalanan Wisata bagi 15 orang karyawan PT. Bali Sundaram Travel.
Dewa Ayu Claria memaparkan pelaksanaan pengabdi mengingat tingkah wisatawan yang meresahkan masyarakat di kawasan wisata Bali ini semakin banyak diperbincangkan oleh berbagai media baik media cetak, elektronik bahkan dari mulut ke mulut dan menjadi topik yang sangat menarik di tengah masyarakat. “Masyarakat pada umumnya sangat menyayangkan apabila pelaku wisata hanya berorientasi pada uang dan mengabaikan norma, budaya dan adat istiadat yang ada,” ungkapnya .
Pendapat tersebut tentunya mengarah pada penyedia jasa tour dan travel. Berangkat dari permasalahan tersebut dan mengacu pada peraturan Gubernur Bali dalam bentuk Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2023 terkait tatanan baru bagi wisatawan selama berada di Bali, maka pihak penyedia jasa tour dan travel perlu memasukan strategi komunikasi bahasa Inggris komunikatif dalam bisnis yang dijalankan.
“Dengan demikian para wisatawan dalam kunjungannya dapat memahami dan mentaati norma, budaya dan adat istiadat yang ada. Pengetahuan tersebut selain dalam merangkul wisatawan agar tetap pada batasannya juga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan pelatihan, karyawan PT. Bali Sundaram Travel sangat antusias mengikuti pelatihan yang dikemas dalam bentuk small group discussion, pair work dan role play.
Pelaksanaan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan karyawan PT. Bali Sundaram Travel terkait cara mengkomunikasikan peraturan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. “Hal tersebut dilakukan dengan cara memanfaatkan strategi bahasa Inggris komunikatif tanpa memunculkan adanya keluhan (complaints),” tukasnya .
Selain itu program ini diharapkan dapat meningkatnya pemahaman karyawan PT. Bali Sundaram Travel dalam pentingnya mempertahankan budaya, khusunya Budaya Bali sebagai identitas suatu bangsa.
” Kami, tim pengabdiannya mengucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ini. Tidak lupa kami sampaikan terima kasih kepada pihak mitra yaitu PT. Bali Sundaram Travel yang telah meluangkan waktunya untuk mengikuti pelatihan ini,” pungkasnya. BWN-03

































