Karangasem, baliwakenews.com
Enam jam penuh kecemasan menyelimuti warga Desa Sangkan Gunung, Karangasem, saat seorang nenek berusia 80 tahun dilaporkan tak kunjung pulang setelah mencari kayu bakar di ladang. Harapan baru muncul menjelang petang, ketika Ni Wayan Baca akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Kamis (29/1/2026) sore.
Ni Wayan Baca ditemukan sekitar pukul 16.45 Wita oleh warga Banjar Dinas Pakel yang tengah memberi makan sapi. Ia terduduk lemas di jalur setapak sekitar satu kilometer ke arah selatan dari titik terakhir keberadaannya diketahui. Meski mengalami luka di bagian dahi akibat goresan ranting, kondisinya stabil dan masih mampu berkomunikasi dengan jelas.
Sejak pagi hari, upaya pencarian dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan bersama keluarga dan masyarakat setempat. Pencarian dimulai pukul 10.45 Wita dan berlangsung hingga tiga kali sorti, melibatkan lebih dari 60 personel. Medan yang disisir bukanlah area mudah—mulai dari ladang, jalur setapak, hingga jurang di sepanjang Tukad Alas Alem.
Sorti pertama difokuskan ke arah utara dan selatan sejauh dua kilometer dari titik perkiraan hilang. Pencarian kemudian diperluas dengan membagi tim ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU), menyusuri jurang, sempadan sungai, serta wilayah menuju Desa Tangkub. Sorti terakhir dilakukan ke arah barat, menyusul informasi terakhir dari warga yang sempat melihat korban.
“Setelah sekitar enam jam pencarian, korban akhirnya ditemukan di kebun Kendal Tua, Banjar Dinas Pakel, Desa Sangkan Gunung dalam keadaan selamat,” ujar Koordinator Lapangan Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Handika Bhayangkara.
Ia mengungkapkan, operasi SAR tidak berjalan tanpa hambatan. Keterbatasan sinyal komunikasi serta medan terjal di sempadan sungai menjadi tantangan utama selama proses pencarian. Meski demikian, koordinasi lintas unsur dan partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan.
Usai ditemukan, Ni Wayan Baca langsung dievakuasi ke Puskesmas Sidemen menggunakan mobil patroli Polsek Sidemen untuk mendapatkan pemeriksaan medis lanjutan.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Ditsamapta Polda Bali, TNI-Polri setempat, BPBD Karangasem, Linmas, ORARI, perangkat desa, hingga keluarga dan masyarakat sekitar. Peristiwa ini menjadi pengingat kuat akan pentingnya kewaspadaan, sekaligus cerminan solidaritas warga desa saat menghadapi situasi darurat. BWN-04

































