Dukung Bali Bersih Sampah, Bank Indonesia Turun Langsung dalam Aksi Bersih Mangrove Pesanggaran

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali turut ambil bagian dalam menyukseskan aksi bersih sampah plastik tingkat Provinsi Bali di kawasan mangrove Pesanggaran, Denpasar, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang melibatkan sekitar 1.400 personel ini berhasil mengumpulkan 3,25 ton sampah plastik dengan menggunakan 715 karung.

Aksi bersih lingkungan yang berlangsung di kawasan anak sungai Tukad Badung, tepatnya di belakang Indonesia Power, Mangrove Pesanggaran, merupakan bagian dari gerakan bersama Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat penanganan sampah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Kehadiran Bank Indonesia dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya kolektif menjaga kebersihan lingkungan Bali. Partisipasi berbagai unsur, termasuk pemerintah, komunitas lingkungan, dan lembaga terkait, diharapkan memperkuat sinergi dalam menangani persoalan sampah plastik dari hulu hingga hilir.

Dalam pelaksanaannya, komunitas lingkungan Sungai Watch turut mengarahkan kegiatan pembersihan di kawasan anak sungai Tukad Badung. Kolaborasi tersebut membantu mengoptimalkan aksi pengumpulan sampah yang berpotensi mencemari aliran sungai dan ekosistem mangrove.

BI Dukung Gerakan Bersih Sampah di Bali

Keterlibatan Bank Indonesia dalam aksi bersih sampah plastik ini memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi membutuhkan partisipasi aktif berbagai lembaga dan masyarakat.

Baca Juga:  Disperinaker Bersama Dekranasda Badung Serahkan Sarana Prasarana Industri Kepada IKM Merta Segara

Terlebih, sampah yang menumpuk di saluran air dan sungai berpotensi menyumbat drainase serta meningkatkan risiko banjir, selain mengancam kelestarian ekosistem pesisir.

Melalui kegiatan ini, upaya membersihkan kawasan mangrove Pesanggaran tidak hanya berfokus pada pengangkutan sampah, tetapi juga mendorong kesadaran bersama untuk mencegah sampah kembali mencemari lingkungan.

1.400 Personel Angkut 3,25 Ton Sampah Plastik

Besarnya keterlibatan personel dalam aksi bersih tersebut menunjukkan bahwa penanganan sampah membutuhkan gerakan bersama yang nyata. Sebanyak 3,25 ton sampah plastik berhasil dikumpulkan menggunakan 715 karung dari kawasan anak sungai Tukad Badung di area mangrove Pesanggaran.

Namun, upaya pembersihan perlu dibarengi perubahan perilaku masyarakat. Pengurangan plastik sekali pakai, pemilahan sampah sejak dari rumah, serta pengolahan sampah secara tepat menjadi langkah penting untuk mencegah penumpukan kembali.

Pemerintah Provinsi Bali sendiri terus mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. Kebijakan pembatasan plastik sekali pakai juga diperkuat melalui Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018.

Baca Juga:  Sekelompok Penodong Lakukan Penganiayaan di Pantai Kuta

Momentum Tumpek Wayang untuk Menjaga Alam Bali

Aksi bersih sampah plastik ini dilaksanakan menjelang peringatan Tumpek Wayang pada Sabtu (10/10/2026). Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam, sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana dan nilai-nilai Sad Kerthi.

Ekosistem mangrove Pesanggaran memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan pesisir dan menjadi habitat bagi berbagai jenis biota. Karena itu, kelestariannya harus dijaga melalui kegiatan pembersihan yang berkelanjutan serta pengendalian sampah dari sumbernya.

Partisipasi Bank Indonesia bersama pemerintah dan komunitas lingkungan dalam kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat gerakan Bali Bersih Sampah. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar penanganan sampah tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, melainkan berkembang menjadi perubahan perilaku yang konsisten.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, upaya menjaga kebersihan sungai, mangrove, dan kawasan pesisir di Bali diharapkan semakin efektif sekaligus mendukung kelestarian lingkungan Pulau Dewata.

Lima Kunci Membangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Bali

Dalam sambutannya Gubernur Bali, Wayan Koster memaparkan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, terdapat lima aspek penting yang perlu diperkuat, yakni regulasi yang konsisten, kelembagaan yang kuat, perubahan perilaku masyarakat, kolaborasi multipihak, serta penguatan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Baca Juga:  Terima Baleg DPR RI, Wagub Cok Ace Titip RUU Provinsi Bali Masuk Prioritas 2022

Masyarakat juga didorong mengambil langkah konkret melalui kebiasaan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari rumah, menjaga kebersihan sungai dan pantai, serta merawat ruang terbuka hijau dan ekosistem pesisir.

Pemerintah turut mengapresiasi keterlibatan desa adat, komunitas lingkungan, dunia pendidikan, dunia usaha, generasi muda, dan masyarakat dalam berbagai gerakan pelestarian lingkungan.

Penanganan sampah di Bali pada akhirnya bukan sekadar persoalan kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, mendukung kualitas pariwisata, dan melindungi kehidupan generasi mendatang.

“Momentum Tumpek Wayang saya harapkan memperkuat kesadaran bahwa keharmonisan dengan alam bukan hanya nilai filosofis, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ” ujarnya.

Dengan semangat Tri Hita Karana dan Sad Kerthi, Bali didorong terus bergerak menuju pengelolaan sampah yang terintegrasi, lingkungan pesisir yang lestari, serta pembangunan berkelanjutan bagi Pulau Dewata. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR