Dua Tradisi Perayaan Imlek di Konco Batur

Iklan Home Page

Batur, baliwakenews.com

Hujan deras yang mengguyur kawasan Batur pada Sabtu 10 Februari 2024 sejak siang hingga sore hari tidak membendung semangat umat untuk bersembahyang. Pasalnya pada hari itu digelar Perayaan Imlek 2575 Kongzili di Palinggih Ida I Ratu Gde Ngurah Subandar Pura Ulun Danu Batur (Konco Batur) dengan dua tradisi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Imlek di Konco Batur berlangsung dengan dua budaya. Pertama adalah budaya Tionghoa yang dilakukan oleh masyarakat Tionghoa yang terorganisir melalui komunitas konco tersebut. Kedua, perayaan Imlek juga diikuti dengan persembahan upacara oleh Desa Adat Batur.

Pangemong Pura Ulun Danu Batur, Jero Gede Batur Duhuran, menjelaskan bahwa tradisi perayaan Imlek dengan dua tradisi ini telah berlangsung sejak bertahun-tahun. Sinergitas antara masyarakat pangemong Pura Ulun Danu Batur dan masyarakat Tionghoa pun selalu terjalin dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan perayaan ritual di palinggih tersebut.

Baca Juga:  Pegadaian Motorcycles Club Denpasar Salurkan Bantuan 250 Paket Sembako Kepada Masyarakat Desa Susut Bangli

“Kerja sama kami selalu berjalan, baik ketika Imlek atau pujawali Ida Bhatara yang jatuh pada Purnama Sasih Jyestha atau ketika Ngusaba Kadasa. Kami selalu berjalan beriringan melakoni setiap ritual-ritual yang dipersembahkan ke hadapan beliau,” ucap Jero Gede Batur Duhuran.

Lebih lanjut ia menerangkan, khusus untuk Imlek tahun ini, persiapan telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya. Rangkaian itu dimulai dengan bersih-bersih di palinggih yang juga dilakukan oleh masyarakat Tionghoa panyungsung Konco Batur. Persiapan dimulai dengan marerisak (bersih-bersih) pada 6 dan 7 Februari 2024, setelah itu pada 9 Februari 2024 tengah malam dilakukan ritual menyambut kedatangan Ida Bhatara dari surga yang turun ke bumi.

Baca Juga:  Musrenbang RPJMD Tabanan 2025–2029, Bupati Sanjaya Tegaskan Satu Komando Wujudkan Tabanan Aman, Unggul, dan Madani

“Pada proses ini juga dilakukan oleh masyarakat Tionghoa dan Desa Adat Batur. Saya berharap ke depan kerja sama antar kedua belah pihak dapat terus terjalin secara harmonis, ” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Jero Gede Batur juga mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Imlek 2024. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa bersama agar Pemilu Serentak 2024 yang pemungutan suaranya akan dilakukan pada 14 Februari 2024, dua hari lagi, bisa berjalan aman dan lancar.

“Kami, pangemong Pura Ulun Danu Batur dan juga masyarakat Desa Adat Batur, tentu memohon agar Ida Bhatara-Bhatari, khususnya Ida I Ratu Gede Ngurah Subandar yang berstana di Konco Batur berkenan memberikan anugerah berupa kesehatan dan kesejahteraan. Semoga tahun ini ekonomi semakin baik dan semakin tumbuh, masyarakat terhindar dari segala mara bahaya. Lebih khusus karena kita akan menyongsong Pemilu Serentak 2024, kita juga memohon agar pemungutan suara berjalan aman dan lancar hingga tanggal penetapan dan pelantikan nanti. Siapa pun pemimpin yang terpilih melalui Pemilu ini adalah para pemimpin terbaik,” pungkas Jero Gede Batur Duhuran. BWN-03

Baca Juga:  Lima Perbekel/Lurah Raih Penghargaan dalam Paralegal Justice Award 2023

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR