Singaraja, baliwakenews.com – Sore yang biasanya tenang di kawasan eks Pelabuhan Buleleng mendadak ricuh. Dua pemuda terlibat adu jotos, Selasa (24/6) sekitar pukul 15.10 WITA, setelah sebelumnya bersenggolan di jalan. Keributan yang berlangsung cepat itu berakhir dengan satu korban mengalami luka tusuk di betis kiri akibat sabetan pisau.
Kericuhan itu bermula di Jalan Diponegoro, Singaraja. Dua pemuda yang tidak saling kenal, masing-masing mengendarai sepeda motor, bersenggolan hingga memicu adu mulut. Ketegangan pun terus memanas hingga berlanjut ke kawasan eks pelabuhan, tempat mereka akhirnya saling pukul.
Warga sekitar yang melihat pertikaian itu berusaha melerai. Salah satu pemuda, mengenakan jaket abu-abu dan membawa alat pancing, sempat ditahan warga namun berhasil kabur dengan sepeda motornya, meninggalkan rekannya yang terkapar.
Korban diketahui bernama I Gede F. Sandy Putra (21), seorang mahasiswa asal Jalan Pulau Selayar Gang II No. 7, Kampung Baru, Buleleng. Ia dilarikan ke RSUD Singaraja dengan kondisi luka mengucur darah di betis kiri.
Kapolsek Singaraja, Kompol Gede Juli, menyebut peristiwa itu berlangsung cepat dan tanpa rencana. “Kejadiannya sangat spontan. Korban kini dirawat, dan pelaku masih dalam proses penyelidikan oleh tim SIGAP Reskrim Polsek Singaraja,” ujarnya singkat.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan memburu pelaku yang kabur. Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan jalanan yang berawal dari emosi sesaat. BWN-01

































