Pecatu, baliwakenews.com
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Desa Pecatu tahun ini terasa berbeda. Di balik kemeriahan lomba 17-an yang dipadati warga, desa ini meluncurkan program inovatif: penilaian pengelolaan sampah secara diam-diam untuk sekolah, rumah tangga, hingga pelaku usaha wisata.
“Yang mengelola sampah dengan baik akan kami beri penghargaan khusus. Sistem ini tidak berhenti di perayaan kemerdekaan saja, tapi akan berjalan rutin setiap tiga bulan,” ungkap Perbekel Pecatu, I Made Karyana Yadnya, Minggu (17/8/2025).
Langkah ini, kata Karyana, adalah cara desa memaknai kemerdekaan dengan aksi nyata. “Mengisi perjuangan para pahlawan bukan hanya dengan upacara, tapi juga memberi ruang bagi generasi muda berekspresi di bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan,” jelasnya.
Selain program sampah, Desa Pecatu juga bekerja sama dengan mahasiswa KKN Universitas Udayana (Unud) dan Universitas Hindu Negeri (UNHN). Mereka menggelar pemeriksaan gigi bagi siswa SD lewat program Desa Peduli Gigi, edukasi pencegahan stunting melalui pola makan sehat, hingga pengecekan daya tahan tubuh anak-anak. Buku kesehatan juga dibagikan agar siswa bisa belajar menjaga tubuh sejak dini.
Tak hanya warga, sektor wisata juga diajak terlibat. Beberapa usaha pariwisata di Pecatu menyalurkan dukungan melalui program CSR, mulai dari bantuan CCTV, kendaraan kebersihan, mobil patroli, hingga inovasi sederhana seperti memanfaatkan ban bekas menjadi kursi. “Prinsipnya, pembangunan desa harus inklusif. Semua pihak diajak bergerak bersama,” tambah Karyana.
Meski penuh dengan program serius, nuansa kemerdekaan tetap riuh dengan lomba. Dari anak-anak hingga orang tua ikut berpartisipasi, termasuk Perbekel Pecatu bersama istrinya yang turun langsung dalam lomba berpasangan. Sorak-sorai warga memenuhi lapangan Beji Mandala Pecatu, menciptakan suasana meriah khas 17-an.
HUT ke-80 RI di Pecatu menjadi bukti bahwa kemerdekaan bukan hanya nostalgia perjuangan masa lalu. Bagi desa ini, kemerdekaan adalah kerja kolektif untuk menjawab tantangan hari ini: menjaga lingkungan, meningkatkan kesehatan generasi muda, dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. BWN-04





























