Bule Mabuk, Rampas Mobil dan Membakarnya di Denpasar

Iklan Home Page

Badung, baliwakenews.com – Minggu dini hari di Kuta Utara biasanya tenang. Tapi tidak untuk tanggal 3 Agustus 2025 itu. Sekitar pukul 01.30 WITA, suasana di Jalan Batu Belig Gang Daksina, Kerobokan, berubah kacau. Seorang warga negara Australia yang belakangan diketahui berinisial WRJ, memicu kekacauan yang tak hanya membuat warga lokal cemas, tapi juga membuat satu unit mobil Toyota Avanza hangus terbakar.

Semua bermula dari sebuah tindakan yang tampak sepele namun mematikan nalar, mabuk berat di negeri orang. Dalam pengaruh alkohol, WRJ bertingkah liar di sebuah kawasan hiburan malam. Bahkan, ia sempat mencekik petugas keamanan sebelum akhirnya menyasar mobil milik I Ketut Wijaya Kusuma, seorang satpam lokal yang tengah beristirahat dalam mobilnya. Mesin menyala, kunci tergantung. Kesempatan terbuka lebar.

Baca Juga:  Antisipasi Aksi Kejahatan Jelang Pemilu, Aparat Sisir Lokasi-lokasi Rawan Kriminal

“Pelaku langsung masuk ke mobil dan membawanya kabur,” kata Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, PS Kasubsi Pemas Sihumas Polres Badung. Aksi perampasan itu berlangsung cepat. Ketut yang menyadari mobilnya dilarikan, spontan melakukan pengejaran bersama rekan kerjanya dengan sepeda motor.

Pengejaran dramatis itu justru berakhir di jalan buntu, secara harfiah dan hukum. WRJ sempat menabrak sesama WNA di sekitar Villa Danoya, lalu menghilang ke gang-gang sempit di kawasan Denpasar Barat. Ketika ditemukan kembali, mobil sudah terbakar habis di sebidang lahan kosong.

Belakangan diketahui, WRJ menginap di sebuah vila mewah, Eden The Residence at the Sea. Ketut menyusul ke sana dan meminta bantuan pengelola vila untuk melacak pelaku. Keberadaan WRJ sempat terlacak berpindah-pindah lewat ponsel inventaris vila yang juga turut dibawanya. Dari Padang Sambian hingga kembali ke sekitar vila tempatnya menginap, akhirnya pelaku diamankan dan dibawa ke Mapolsek Kuta Utara.

Baca Juga:  Pria Asal Jambi Tempel Narkoba di Depan Vila di Kuta

Motif pembakaran mobil? Hingga kini masih menjadi misteri. Apakah pelaku panik? Berusaha menghilangkan jejak? Atau sekadar tindakan impulsif seorang yang kehilangan kontrol? Polisi belum menyimpulkan secara pasti. Yang jelas, nilai kerugian dari mobil Toyota Avanza bernomor polisi DK 1388 HO itu ditaksir sekitar Rp160 juta.

Kini penyidikan berjalan maraton. Penyidik Unit Reskrim Polsek Kuta Utara masih memeriksa WRJ secara menyeluruh. “Kami dalami kemungkinan adanya keterlibatan dalam tindak pidana lain, termasuk penganiayaan ringan dan pelanggaran keimigrasian,” ujar Ayu.

Baca Juga:  Akhiri Hidup, Pria Asal Buleleng Tinggalkan Surat untuk Istrinya

Imigrasi pun tak tinggal diam. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mulai memeriksa izin tinggal WRJ. Kemungkinan besar, jika terbukti melanggar ketertiban umum, pria Australia ini bisa dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK), mulai dari deportasi hingga pencekalan.

Kisah WRJ menambah daftar panjang WNA yang berulah di Bali. Pulau yang selama ini dikenal dengan keramahan dan toleransi, semakin dibebani oleh ulah sebagian kecil pelancong yang lupa diri, bahwa Bali bukan tempat pelampiasan bebas, apalagi saat berada di bawah pengaruh alkohol.

“Penanganan lanjutan akan dilakukan oleh Polres Badung,” pungkas Ayu.BWN-07

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR