BPBD Kaji Kerugian GOR Purna Krida Kerobokan

Iklan Home Page

Kerobokan, baliwakenews.com

Pascaterbakar Gelanggang Olahraga atau GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, dipasangi garis polisi. Hal ini dilakukan agar masyarakat umum tidak leluasa masuk ke GOR tersebut dan sebagai pengaman agar masyarakat tidak tertimpa reruntuhan atap pascakebakaran.

Dari informasi yang dihimpun dilapangan Kamis (25/1), masih tampak di puncak atap GOR bekas-bekas terbakar. Selain itu terlihat puning-puing atap yang menghitam di pintu utama bagian selatan dan utara.

GOR Pura Krida sejatinya baru saja selesai renovasi terutama di bagian dalam. Bahkan di luar GOR masih terlihat plang proyek. Pada plang itu terlihat tanggal kontrak kerja dimulai 17 Juli 2023 dengan pengerjaan selama 90 hari kalender. Berarti renovasi GOR ini selesai sekitar Oktober 2023. Konsultan pengawas proyeknya CV Artha Pratama dengan pelaksana CV Jaya Adi Pratama. Sedangka nilai pekerjaannya sebesar Rp. 3.929.442.146 Untuk diketahui atap GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, terbakar pada Rabu. Akibatnya tim Basket Ball Bali United yang sedang berlatih saat itu segera mengungsi ke tempat aman.

Baca Juga:  Rapat Pembinaan dan Pendampingan Hukum kepada Bendesa Adat dan Ketua LPD Se-Badung  

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana mengatakan, pihaknya melihat dulu kondisinya seperti apa. “Tentu kita ingin mengembalikan GOR ini seperti sedia kala. Karena GOR ini cukup banyak kegiatannya. Untuk sementara perbaikan nanti dari dana kembencanaan. Kedepan kita akan pikirkan gedung-gedung atau aset yang kita miliki akan diasuransikan, kita lapor dulu kepimpinan untuk usulan ini,”paparnya.

Sementara Kalaksa BPBD Badung, I Wayan Darma mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung sebagai pengampu GOR Purna Krida untuk berkomunikasi dengan Polres Badung agar diizinkan membuka police line. Hal ini agar bisa segera melakukan kajian kerusakan. Sebab setelah api berhasil dipadamkan, langsung dipasangi police line oleh kepolisian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri HUT ke- 50 ST Bala Carya Mukti

“Kami sudah koordinasi dengan Disdikpora selaku pengampu dari GOR Purna Krida, bahwa kita berkomunikasi dengan Polres Badung agar diizinkan membuka police line. Mudah-mudahan hari ini (kemarin) bisa dibuka, sehingga besok (hari ini) tim Jitupasna dan dinas terkiat bisa menindaklanjuti untuk melakukan kajian dampak kebakaran langsung ke lapangan,” ujarnya, Kamis (24/1).

Mantan Camat Petang ini mengaku belum bisa memprediksi berapa lama kajian pasca kebakaran ini akan rampung mengingat luas GOR cukup luas dan harus dikaji secara detail luas dampak kebakarannya. Begitu juga dengan jumlah kerugian belum bisa diperkirakan karena tim Jitupasna baru akan mengkaji hari ini. “Selama pengkajian, tim teknis yang paling tahu berapa hari pengkajiannya, kerusakannya seberapa, kebutuhan biaya kira-kira berapa. Sehingga belum bisa kita sampaikan berapa kerugiannya,” terangnya.

Baca Juga:  Program Mulyadi-Ardika, Profesionalisasi UMKM untuk Peningkatan Ekonomi Daerah

Lebih lanjut Darma menambahkan, sesuai arahan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, perbaikan GOR Purna Krida Kerobokan nantinya akan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). “Sesuai dengan arahan Bapak Sekda, setelah kami laporkan, akan menggunakan dana BTT. Tindaklanjutnya nanti hari Senin akan ada rapat dengan dinas terkait yang akan langsung dipimpin Bapak Sekda,” pungkasnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR