Denpasar, baliwakenews.com
Pengprov Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) Bali telah merampungkan seleksi atlet untuk pembentukan tim Pra-PON. Seleksi yang dirancang berlangsung selama tiga hari justru sudah tuntas selama dua hari mulai tanggal 8-9 Maret 2023 di GOR Anugerah, Denpasar.
Dan dari seleksi itu, jumlah pebulutangkis yang dicari yakni 14 orang masing-masing 7 putra dan putri sesuai dengan kuota di Pra-PON maupun PON. Tapi PBSI Bali sendiri menyiapkan long list sebanyak 27 atlet untuk berjaga-jaga seandainya 14 orang itu salah satunya ada yang berhalangan saat Pra-PON maupun PON.
Sekum Pengprov PBSI Bali, I Gusti Bagus Arya Candra Palasara, Jumat (10/3) menuturkan long list ini dibuat karena berkaca dari pengalaman salah satu provinsi di PON Papua lalu. “Tanpa sebut nama, dulu waktu PON ada satu provinsi yang atletnya banyak turun di salah satu event nasional. Sedangkan di PON dia tidak bisa tampil sehingga harus menggunakan atlet yang didaftarkan saja. Kami belajar dari pengalaman itu, sehingga kami membuat daftar long list ini,” beber Palasara.
Tapi dari jumlah 27 itu, rangking 1 sampai 7 di putra-putri menjadi prioritas yang menjadi tim Pra-PON. “Seperti yang saya sampaikan tadi, kalau diantara 7 orang di masing-masing kategori itu cedera atau tidak bisa melanjutkan di Pra-PON, nanti rekan yang lain bisa menggantinya karena mereka sudah didaftarkan terlebih dahulu ke PP PBSI,” tegasnya.
Dan kini, pihak PBSI Bali tinggal mencari waktu yang tepat untuk memulai simulasi atau latihan untuk persiapan menuju Pra-PON pada bulan Agustus 2023 mendatang. BWN-06
































