web analytics

Banyak Pensiun, Kini PR Besar FORKI Bali Cetak Karateka Penerus

Denpasar, baliwakenews.com

Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali kini harus memeras keringat lebih lagi, terutama untuk melahirkan karateka handal yang prestasinya hingga event nasional bahkan internasional.

Menurut Ketua Umum Pengprov FORKI Bali yang terpilih belum lama ini, Armand Setiawan, kini tantangan besar ada di kepengurusannya guna menyiapkan program pembinaan hingga ke kabupaten/kota untuk mencetak atlet berprestasi dengan ruang lingkup yang lebih luas.

Pria yang akrab disapa Armand Joger ini mengakui jika tantangan dibawah kepemimpinannya akan semakin berat, terutama dalam urusan melahirkan atlet handal tersebut. “Kalau standarnya PON, memang tantangannya cukup berat. Ada beberapa andalan kami yang sudah memasuki batasan usia di PON,” ucap Armand Joger, Jumat (29/4).

Baca Juga:  Sekda Dewa Indra Minta Sektor Pendidikan Tetap Produktif dan Aman di Masa Pandemi Covid 19

Dari data yang diperoleh, ada beberapa karateka andalan Bali yang sudah tidak bisa lagi bertarung di multieven olahraga terbesar di Indonesia tersebut. Salah satunya Cok Istri Agung Sanistyarani atau yang akrab disapa Coki. Regenerasi menurut Armand Joger harus dilakukan dengan maksimal.

Baca Juga:  Jaya Negara Serahkan Bibit Ikan Lele dan Tanaman Kepada Penyandang Disabilitas

“Kaderisasi sekarang masih berjalan dengan baik. Tapi kemarin sedikit terkendala dua tahun karena pandemi Covid-19. Jadinya kejuaraan-kejuaraan sedikit berkurang. Inilah pekerjaan berat kami dan kami harus bisa bekerja keras dalam satu tahun kedepan,” terangnya.

Ia mengharapkan semua pengurus harus terlibat. Dan jangan hanya namanya saja yang terpampang di kepengurusan. Tapi dari gambaran awal, untuk pengganti Coki, sudah mulai terlihat di Jembrana, Klungkung, dan Bangli. Sekarang Armand ingin melihat sejauh mana penerus Coki tersebut bisa memiliki jiwa yang lebih besar dari Coki. “Tahun depan Pra-PON sudah digelar. Ada 17 kelas yang dipertandingan di cabor karate. Dari 17 kelas tersebut, kami memiliki harapan besar bisa menyumbangkan karateka yang bisa lolos ke PON dengan akreditasi yang sangat baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Taman Penasar, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Budaya Bali

Selain itu, Armand Joger ingin agar Bali bisa menjadi tuan rumah Pra-PON 2023. “Harapannya Pra-PON bisa digelar di Bali,” tandasnya. BWN-06

RELATED ARTICLES

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -
%d blogger menyukai ini: