Ayah Tuang Bensin, Anak Nyalakan Korek, Enam Warung Dilalap Api dan Tiga Orang Alami Luka Bakar

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Tiga warga yang tinggal di Banjar Sulangai, Desa Sulangai, Petang, Badung, Bali, alami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit. Mereka tersambar api saat salah satu korban, Yudika (5) bermain korek api dekat sang ayah menuangkan bensin ke dalam botol, Kamis 23 September 2021, sekitar pukul 09.30 WITA.

Menurut Kasi Humas Polres Badung, Bali, Iptu Ketut Sudana, selain menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar, enam warung di lokasi kejadian yakni di Banjar Sulangai juga ludes dilalap api. “Yang terbakar komplek bangunan warung. Penyebabnya karena api menyambar bensin yang dituangkan ke botol,” ucapnya.

Baca Juga:  Badung Akan Berupaya Wujudkan Pengairan di Subak Balangan

Sudana mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat anak pemilik warung, Kadek Yudika (5) sedang bermain korek api di warung atau tak jauh dari ayahnya yakni Yogi Artawan (34) menuangkan bahan bakar minyak.

Baca Juga:  Ketua DPRD Putu Parwata Terima Audiensi Tim Formatur FORKI, Bahas Pembentukan Kepengurusan

Dan akhirnya, api dari korek yang dinyalakan menyambar bensin yang dipegang pemilik warung. Akibatnya Yogi Artawan serta dua anaknya, yakni Yudika dan Yudik (13) terbakar usai dilalap api. “Serta sda enam warung yang terbakar dengan kerugian lebih dari Rp 150 juta,” ucap Sudana.

Baca Juga:  Karya Melaspas di Pelinggih Ratu Ngurah Sakti Begawan Penyarikan dan Balai Banjar Adat Dangin Yeh

Menurut Sudana, ketiga korban yang mengalami luka bakar dilarikan ke Puskesmas Petang, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Mangusada. “Kebakaran tersebut terjadi karena kelalaian. Ada yang menyalakan korek saat pemilik warung menuangkan bensin,” tegasnya. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM Badung Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR