Antisipasi PMK, Polisi Satroni Sejumlah Peternakan Sapi dan Babi  

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Jajaran Polresta Denpasar bersama instansi terkait mendatangi peternakan sapi dan babi di wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Selatan. Petugas mengecek dan memastikan tidak ada ternak warga yang terjangkit wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), Selasa (17/5/22).

Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra mengatakan, pengecekan itu berdasarkan Instruksi Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam Surat Telegram dengan nomor STR/395/OPS/2022 tanggal 11 Mei 2022, Kapolri mengarahkan dalam rangka darurat penanganan PMK agar Polri membantu instansi terkait mencegah penyebaran wabah PMK.

“Kami, bersama Kabid Dinas Pertanian Kota Denpasar dan Kades Desa Padangsambian Kaja menyambangi peternak sapi untuk memberikan sosialisasi terkait dengan merebaknya penyakit mulut dan kuku pada ternak yang akhir-akhir merebak,” bebernya.

Baca Juga:  Tulisan Kode Web Rahasia Milik Gembong Narkoba Tersebar di Canggu

Menurut Hendra, kegiatan yang dilakukannya upaya membantu pemerintah dalam mencegah dan penyebaran penyakit PMK terutama pada sapi. “Kami meminta kepada peternak agar sementara waktu tidak memasukkan ternak atau membeli ternak dari luar Desa Padangsambian Kaja. Imbauan itu berlaku selama adanya wabah penyakit mulut dan kuku masih merebak,” ucapnya.

Selain itu, petugas juga menyambangi peternakan lainnya di wilayah Denpasar Selatan. “Untuk mencegah meluasnya PMK dilakukan pengawasan terhadap lalu lintas hewan, pelarangan pemasukan ternak dari daerah tertular, pemantauan terhadap pemotongan hewan di RPH dan sosialisasi mengenai penyakit PMK kepada masyarakat,” kata Bhabinkamtibmas Desa Sanur Kaja Aiptu Made Sucantra.

Baca Juga:  Antisipasi Demam Berdarah dan Cikungunya, Dinas Kesehatan Denpasar Gelar Fogging

Sucantra melanjutkan, untuk mencegah menyebarnya penyakit PMK, seluruh Bhabinkamtibmas diturunkan untuk mengimbau masyarakat dan mensosialisasikan terkait gejala klinis penyakit PMK yang dapat menyerang hewan ternak. “Diharapkan dengan dilakukan sosialisasi maupun himbauan terkait penyakit PMK ini kepada masyarakat, apabila menemukan gejala klinis pada hewan ternaknya bisa segera menghubungi perangkat desa ataupun kami untuk selanjutnya di teruskan ke dinas Peternakan atau kesehatan hewan, agar bisa ditindaklanjuti guna mencegah meluasnya penyakit PMK khususnya di wilayah Denpasar Selatan,” Sucantra, seraya mengatakan jika sejauh ini belum ditemukan ataupun yang melaporkan terkait tanda tanda hewan ternak yang terserang penyakit mulut dan kuku di wilayah Denpasar Selatan. BWN-01

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Kembali Menggelar Rapid Test Antigen Secara Acak

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR