Ancaman Banjir Rob Intai Wilayah Pesisir Bali, Aktivitas Ekonomi Warga Bisa Terganggu

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pesisir Bali terancam terganggu dalam beberapa hari ke depan. Hal ini menyusul peringatan resmi dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar terkait potensi banjir rob yang dipicu oleh fenomena astronomi langka.

Fenomena bulan purnama yang akan terjadi pada Sabtu (9/8), disusul perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi pada Kamis (14/8), diprediksi akan meningkatkan pasang maksimum air laut di sejumlah wilayah pesisir Bali.

Baca Juga:  Tidak Punya Uang, Turis Wanita Asal Kolombia Tidak Bisa Bayar Penginapan dan Makan di Bali

“Peningkatan ini berpotensi menimbulkan banjir rob, dan dapat berdampak langsung pada aktivitas masyarakat di pesisir,” ujar Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, Kamis (7/8).

Tak sekadar menggenangi kawasan pesisir, banjir rob juga diperkirakan mengganggu aktivitas penting seperti bongkar muat di pelabuhan, operasional tambak garam, hingga kegiatan perikanan darat. Pemukiman padat di kawasan pesisir juga masuk dalam area rawan terdampak.

Tujuh wilayah pesisir yang disebut berisiko terdampak meliputi, Pesisir Selatan Jembrana, Pesisir Selatan Tabanan, Pesisir Kabupaten Badung, Pesisir Kota Denpasar, Pesisir Kabupaten Gianyar, Pesisir Selatan Klungkung serta Pesisir Selatan Karangasem.
Menurut BBMKG, waktu terjadinya banjir rob akan berbeda-beda tergantung wilayah dan siklus pasang surut setempat.

Baca Juga:  Sekda Surya Suamba Serahkan Santunan Pensiun dan Dana Duka KORPRI

BBMKG mengimbau masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menghadapi potensi kerugian ekonomi akibat gangguan aktivitas harian.

“Masyarakat diimbau untuk selalu siaga dan memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim yang kami sampaikan secara berkala,” lanjut Cahyo.

Baca Juga:  Dishub Denpasar Tertibkan Truk Parkir Sembarangan di Kawasan Jalan Cargo

BBMKG Wilayah III Denpasar juga memastikan akan terus memantau kondisi pasang surut dan memberikan update melalui kanal resmi mereka.

Banjir rob adalah fenomena alam yang bisa terjadi secara berkala, terutama saat bulan purnama atau perigee. Meski bukan hal baru, kesiapsiagaan tetap menjadi kunci untuk menghindari kerugian material dan dampak sosial yang lebih besar. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR