Karangasem, baliwakenews.com
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki Gunung Agung yang terjatuh ke jurang pada ketinggian sekitar 2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl), Minggu (6/9/2026).
Korban diketahui bernama Komang Sandi Darmawan (15), warga Banjar Yeha, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
Informasi kejadian tersebut diterima Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem pada pukul 08.30 WITA dari pelapor bernama Wayan Widiyasa. Berdasarkan laporan, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 06.30 WITA.
Mulanya, korban bersama seorang rekannya melakukan pendakian pada dini hari sekitar pukul 00.30 WITA. Dalam perjalanan, Sandi Darmawan terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 12 meter.
Setelah menerima laporan, petugas siaga Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem berkoordinasi dengan pemandu lokal Gunung Agung untuk memberikan pertolongan awal kepada korban.
Pada pukul 07.30 WITA, satu tim aju diberangkatkan untuk mempercepat proses evakuasi. Tim tersebut terdiri dari 25 orang pemandu lokal Pasar Agung yang bergerak mendahului menuju lokasi korban.
“Menggerakkan tim satu yang terdiri dari 25 orang pemandu lokal Pasar Agung untuk bergerak mendahului melakukan proses evakuasi,” jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.
Sementara itu, sebanyak 13 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem tiba di Pos Pasar Agung sekitar pukul 09.50 WITA dan segera melakukan pembagian tugas.
Pada pukul 10.00 WITA, tim kedua yang terdiri dari 13 personel SAR gabungan menyusul menuju lokasi. Setelah menempuh perjalanan selama satu jam 15 menit, tim kedua bertemu dengan tim pertama pada ketinggian sekitar 1.900 mdpl.
Untuk memperkuat proses evakuasi, pada pukul 11.50 WITA tim ketiga yang terdiri dari enam personel SAR gabungan kembali bergerak menuju lokasi.
Setelah melalui proses evakuasi, pada pukul 12.15 WITA tim SAR gabungan bersama korban berhasil tiba di posko area parkir Pura Pasar Agung, Selat, Karangasem. Korban kemudian mendapatkan penanganan awal dari tim medis Puskesmas Selat.
“Hampir lima jam proses evakuasi, dari tim satu sampai tim tiga sampai di Posko Pasar Agung. Kendala yang kami hadapi di lapangan terkait cuaca, di mana cuaca hujan gerimis, kabut tebal dengan visibility 20 meter,” ungkap Bhayangkara.
Selanjutnya, pada pukul 12.25 WITA, korban dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Karangasem untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Selama berlangsungnya operasi SAR, sejumlah unsur terlibat, yakni Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, BPBD Kabupaten Karangasem, Babinsa Desa Sebudi, Bhabinkamtibmas Desa Sebudi, Polsek Selat, Puskesmas Selat, pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung Selat, serta pihak keluarga korban. BWN-04

































