Bulfest 2026 Sukses Raup Rp3,5 M, Tapi Ketua DPRD Soroti Ambulans Terjebak Macet

Iklan Home Page

Singaraja, Baliwakenews.com

Buleleng Festival (Bulfest) 2026 sukses menyedot perhatian ribuan masyarakat selama enam hari pelaksanaan. Namun, di balik kesuksesan tersebut, muncul catatan serius terkait kemacetan parah yang bahkan membuat ambulans kesulitan melintas menuju rumah sakit.

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Bulfest 2026 yang mengusung tema “URIPING Rasa” di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa Bulfest mampu menjadi ruang hiburan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Perputaran uang di sektor UMKM selama kegiatan bahkan disebut menembus lebih dari Rp3,5 miliar.

“Saya apresiasi kerja Pemkab Buleleng dan panitia penyelenggara karena animo masyarakat yang luar biasa dalam berkunjung ke Bulfest. Bahkan perputaran uang di UMKM tembus di atas Rp3,5 miliar selama pelaksanaan. Itu merupakan capaian yang luar biasa,” ujar Ngurah Arya saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Baca Juga:  Dukung Kemajuan Adat, Parwata Terima Audiensi MDA Badung

Namun, politisi asal Desa Gerokgak tersebut meminta kesuksesan Bulfest tidak membuat persoalan di lapangan diabaikan. Ia menyoroti kemacetan, kondisi lalu lintas yang krodit, serta keterbatasan kantong parkir yang terjadi saat jumlah pengunjung membludak.

Yang paling menjadi perhatian, kata dia, adalah akses kendaraan darurat. Sebab, terdapat tiga rumah sakit di sekitar kawasan penyelenggaraan Bulfest.

“Perlu dievaluasi ke depan karena ada tiga rumah sakit yang berada di sekitar lokasi penyelenggaraan. Bahkan beberapa kali ambulans terjebak dalam kemacetan parah saat puncak masyarakat datang ke lokasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Gaji ASN

Ngurah Arya menilai persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, akses bagi ambulans dan kendaraan pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas dalam setiap penyelenggaraan event berskala besar.

“Ini perlu dibenahi karena pelayanan kesehatan menjadi prioritas dalam segala hal dan harus diberikan ruang untuk ke depannya,” imbuhnya.

Meski memberikan sejumlah catatan, Ngurah Arya tetap menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Buleleng yang telah menghadirkan hiburan sekaligus ruang bagi masyarakat untuk menikmati kekayaan budaya, kesenian, kuliner, dan produk UMKM lokal.

Baca Juga:  Terima Audiensi KMHDI Badung , Parwata Harapkan Program Kebhinekaan dan Pembinaan UMKM Bisa Terlaksana Oleh Pengurus Baru

Ia berharap evaluasi terhadap persoalan lalu lintas dan parkir dapat menjadi bahan perbaikan sehingga Bulfest tahun depan tidak hanya semakin meriah, tetapi juga lebih tertib dan ramah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati Buleleng yang telah sukses menggelar Bulfest. Masyarakat Buleleng disuguhkan hiburan dan berbagai ragam kekhasan kuliner maupun kesenian Buleleng. Semoga ke depan pelaksanaan Bulfest jauh lebih baik lagi,” pungkasnya. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR