Mangupura, baliwakenews.com
Pemerintah Kabupaten Badung memastikan program seragam sekolah gratis tetap berlanjut bagi siswa baru jenjang SD dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027. Saat ini, proses pengadaan sedang berlangsung dengan target pendistribusian kepada para penerima dalam satu hingga dua bulan ke depan.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, Rai Twistyanti Raharja, mengatakan tahapan pengadaan untuk jenjang SMP telah berjalan lebih dulu. Sementara itu, pengadaan seragam bagi siswa SD masih menunggu kepastian jumlah peserta didik baru agar pengadaan sesuai kebutuhan.
“Untuk SMP prosesnya sudah berjalan lebih dahulu. Sedangkan SD masih memastikan jumlah siswa agar pengadaannya tepat dan tidak kurang. Saat ini semuanya sedang berproses,” ujarnya, Selasa (4/8).
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkab Badung dalam meringankan beban biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua pada awal tahun ajaran.
Setiap siswa baru akan menerima satu paket perlengkapan sekolah yang terdiri atas seragam nasional, seragam batik, pakaian olahraga, seragam pramuka beserta atributnya, serta tas dan sepatu. Bantuan tersebut diberikan tanpa dipungut biaya.
Selain paket seragam, pemerintah daerah juga tetap menyalurkan bantuan pembelian kain adat atau jarit. Dana bantuan itu akan dikirim langsung ke rekening tabungan pelajar masing-masing siswa.
Menurut Rai Twistyanti, mekanisme tersebut dipilih agar bantuan diterima langsung oleh siswa sekaligus mendukung pembiasaan budaya menabung sejak dini.
“Melalui tabungan pelajar, bantuan bisa langsung diterima siswa dan sekaligus menggiatkan program gemar menabung,” katanya.
Disdikpora Badung menargetkan seluruh bantuan seragam gratis dapat mulai didistribusikan dalam satu hingga dua bulan mendatang. Jadwal penyaluran akan disesuaikan dengan penyelesaian proses kontrak pengadaan pada masing-masing jenjang pendidikan. BWN-05

































