Mangupura, baliwakenews.com
Kuta, baliwakenews.com
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terus memperkuat perannya sebagai simpul utama penerbangan domestik di Indonesia. Dalam dua hari berturut-turut, bandara tersibuk kedua di Tanah Air ini menambah dua rute baru menuju Waingapu, Nusa Tenggara Timur, dan Wakatobi Matahora, Sulawesi Tenggara, sehingga total jaringan penerbangan domestik yang dilayani kini mencapai 22 rute.
Pembukaan rute baru yang dioperasikan maskapai TransNusa tersebut menjadi langkah memperluas konektivitas antardaerah sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju berbagai destinasi di Indonesia Timur.
Rute Bali (DPS)–Waingapu (WGP) mulai beroperasi pada Rabu (15/7/2026), disusul rute Bali (DPS)–Wakatobi Matahora (WNI) sehari kemudian, Kamis (16/7/2026). Peresmian penerbangan perdana dihadiri Direktur Utama TransNusa, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati, Regional CEO Kantor Regional II PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, serta sejumlah tamu undangan.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, mengatakan penambahan dua rute tersebut semakin memperkuat fungsi Bandara Ngurah Rai sebagai hub penerbangan nasional.
“Atas nama Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kami mengucapkan selamat atas pembukaan penerbangan dari TransNusa untuk rute Waingapu dan Wakatobi. Dua rute ini menambah rute lain yang sebelumnya dioperasikan TransNusa dari dan ke Bali,” ujarnya.
Menurut Nugroho, bertambahnya pilihan penerbangan akan memberikan kemudahan akses bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di daerah tujuan.
Penerbangan perdana menuju Waingapu menggunakan pesawat Comac ARJ-21 dengan nomor penerbangan 8B-5652 lepas landas dari Bali pukul 08.19 WITA membawa 88 penumpang. Penerbangan kembali dari Waingapu dengan nomor 8B-5653 tiba di Bali pukul 12.24 WITA dengan 94 penumpang.
Sementara itu, penerbangan perdana menuju Wakatobi Matahora dengan nomor penerbangan 8B-5662 berangkat pukul 08.10 WITA mengangkut 90 penumpang, sedangkan penerbangan kembali 8B-5663 tiba di Bali pukul 13.32 WITA membawa 70 penumpang.
Untuk melayani kebutuhan perjalanan masyarakat, TransNusa menjadwalkan rute Bali–Waingapu sebanyak empat kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Sedangkan rute Bali–Wakatobi Matahora dilayani tiga kali seminggu, yaitu Senin, Kamis, dan Minggu.
Dengan tambahan dua rute tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai kini melayani 22 rute domestik yang dioperasikan oleh 11 maskapai nasional, meliputi Cengkareng, Surabaya, Lombok Praya, Labuan Bajo, Makassar, Jakarta-Halim, Kulon Progo, Tambolaka, Semarang, Kupang, Solo, Balikpapan, Banjarmasin, Bima, Sumbawa, Manado, Pontianak, Timika, Wakatobi Maranggo, Jayapura, serta Waingapu dan Wakatobi Matahora.
Nugroho optimistis perluasan jaringan penerbangan domestik tersebut akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan ekosistem transportasi udara nasional.
“Dengan adanya dua rute baru ini berpotensi menjadi opportunity untuk pertumbuhan perekonomian dan ekosistemnya. Kami mengajak untuk bersama-sama, bahu membahu untuk melanggengkan penerbangan baru ini, serta ke depannya bertambah terus dan semakin besar,” katanya.
Ia menambahkan, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga standar keselamatan penerbangan, serta mendukung seluruh mitra usaha demi menghadirkan konektivitas udara yang aman, nyaman, dan terintegrasi di Indonesia. BWN-04

































