Mangupura, baliwakenews.com
Keindahan Tanah Barak kembali menjadi daya tarik utama dalam pembukaan Semarak Pandawa 2026, Jumat (3/7/2026). Ratusan peserta diajak menyusuri jalur ikonik yang membelah tebing kapur tersebut melalui kegiatan jalan santai, sekaligus memperkenalkan pengalaman wisata aktif (active tourism) yang kini mulai dikembangkan di kawasan Pantai Pandawa.
Jalan santai yang mengambil rute dari Pantai Pandawa menuju Tanah Barak dan kembali ke titik awal tidak hanya menjadi pembuka festival, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi peserta. Sepanjang perjalanan, mereka menikmati panorama tebing kapur, udara pantai, serta lanskap pesisir selatan Badung yang selama ini menjadi salah satu spot favorit wisatawan untuk berfoto.
Desa Kutuh melalui pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Pantai Pandawa terus memperkuat pengembangan sport tourism sebagai daya tarik baru. Selain menghadirkan lomba voli pantai, kegiatan jalan santai mulai diposisikan sebagai bagian dari atraksi wisata yang memadukan olahraga ringan dengan eksplorasi destinasi.
Bendesa Adat Kutuh, Jro Nyoman Mesir, mengatakan Semarak Pandawa tidak hanya menjadi hiburan selama libur sekolah, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengalaman wisata bagi seluruh pengunjung.
Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara juga mendorong pengelola melakukan penataan kawasan. Area khusus di sisi timur Pantai Pandawa disiapkan bagi wisatawan yang berjemur sehingga aktivitas mereka tetap nyaman tanpa mengganggu kegiatan keluarga maupun rangkaian festival.
“Sekarang kunjungan wisatawan mancanegara justru meningkat dibandingkan domestik. Karena itu kami siapkan area khusus di bagian timur. Wisatawan mancanegara biasanya berjemur seharian, sehingga penataan ini diharapkan membuat aktivitas mereka tetap nyaman tanpa mengganggu kegiatan anak-anak maupun rangkaian festival,” ujarnya.
Direktur Utama BUMDA Kutuh, Ni Luh Hepi Wiradani, mengatakan Semarak Pandawa merupakan strategi untuk mendongkrak kunjungan wisata selama musim libur sekolah. Berbeda dengan Pandawa Festival yang digelar pada akhir tahun, penyelenggaraan kali ini lebih difokuskan untuk keluarga dan anak-anak.
“Kalau Semarak Pandawa ini memang sasaran kami anak-anak yang sedang liburan sekolah. Berbeda dengan Pandawa Festival akhir tahun yang menyasar masyarakat lebih luas karena bertepatan dengan libur akhir tahun,” katanya.
Jalan santai yang menjadi pembuka festival ditargetkan diikuti sekitar 500 peserta. Selama tiga hari penyelenggaraan, BUMDA Kutuh menargetkan kunjungan wisatawan meningkat dari rata-rata 5.000 orang menjadi 6.000–7.000 orang per hari, atau sekitar 18.000–21.000 kunjungan.
Selain jalan santai, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan seni budaya, live music, Tari Kecak, kuis berhadiah, hingga lomba voli pantai perdana di Pantai Timbis, yang menjadi langkah awal pengembangan sport tourism di kawasan Desa Kutuh BWN-04

































