Presiden Prabowo Subianto Beli Sapi Peternak Tabanan Rp 60 Juta untuk Kurban

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com

Presiden RI Prabowo Subianto kembali membeli berbagai hewan kurban dari peternak di berbagai daerah di Indonesia. Di Kabupaten Tabanan, presiden Prabowo membeli satu ekor sapi berbobot 474 kilogram dari peternak lokal.

Menurut pemilik ternak, I Wayan Doni Ardita, Minggu 17 Mei 2026 mengatakan sapi tersebut merupakan sapi jantan Bali berumur tiga tahun. Rencananya sapi ini disembelih untuk kurban di Masjid Nurul Falah Pesiapan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan.

Doni mengatakan ini kali kedua sapinya dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk hewan kurban. Pada tahun 2025, presiden sempat membeli sebanyak dua ekor.

Baca Juga:  Peduli Dampak Covid-19, Kader PDI P Gotong Royong Salurkan Bantuan ke Warga Kutuh

“Tahun lalu Presiden Prabowo membeli sapi kami dengan jumlah dua ekor. Sekarang hanya satu ekor saja dengan harga Rp 60 juta,” ujar Doni Ardita saat ditemui di lokasi peternakannya, Minggu (17/5/2026).

Doni menjelaskan, dalam proses pemilihan sapi tersebut Dinas Pertanian Provinsi Bali beserta Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan melakukan survei di peternakannya pada bulan April lalu.

Adapun yang diperiksa yakni kesehatan sapi apakah ada cacat atau tidak, kemudian bobot sapi, hingga bentuk fisik. Bahkan, sapi pilihan itu mendapat perlakukan istimewa dari perawatan hingga pakan ternaknya. Termasuk pemberian suntikan vitamin dan konsentrat.

Baca Juga:  Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Sembahyang Purnama Jiyesta di Pura Luhur Batukau

Doni memprediksi, bobot sapi tersebut kemungkinan bisa bertambah menjadi di atas 500 kilogram pada saat hari pemotongan.

“Sapi ini harus dijaga dengan benar karena kalau sampai kenapa-kenapa, maka kami yang harus mengganti rugi dengan bobot dan kualitas yang sama,” tegasnya.

Ia mengucapkan kepada pemerintah terutama Presiden Prabowo Subianto karena dengan program tersebut, para peternak lokal dapat terbantu.

Selain sapi pilihan presiden, sapi-sapi di peternakan juga sudah dipesan oleh beberapa masjid di Kabupaten Tabanan dan Kota Denpasar untuk kurban.

“Saat ini ada 30 sapi yang kami ternak. Sebagian sudah dipesan untuk kurban. Sedangkan sisanya kami kembang biakkan untuk bibit,” tegas Doni.

Baca Juga:  Sebanyak 17 Perbekel Lurah Kota Denpasar Siap Ikuti Paralegal Justice Award 2025

Usaha ini diakui Doni diawali oleh ayahnya sejak tahun 2014 silam. Awalnya hanya memelihara tiga sapi itupun dipelihara di dalam gubuk di tengah sawah.

Kini, usahanya lebih berkembang dan membuat peternakan khusus untuk memelihara sapi-sapinya. Selain di Bali, sapi ternak Doni dan keluarganya dijual juga ke Pulau Jawa hingga Kalimantan. Menurutnya, sapi Bali banyak diminati di luar karena dagingnya yang banyak. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR