Buleleng, baliwakenews.com
Meningkatnya kunjungan wisatawan asal Inggris ke Bali mendorong penguatan koordinasi lintas negara dalam penanganan situasi darurat. Hal ini terlihat dari kunjungan Konsulat Inggris di Bali, Nigel Greetham, ke Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Buleleng, Selasa (14/4/2026).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi antar stakeholder, khususnya dalam menghadapi potensi kedaruratan yang melibatkan wisatawan asing di wilayah Bali Utara.
Nigel Greetham menyampaikan apresiasi atas peran Basarnas yang dinilai sigap dalam menangani berbagai insiden yang melibatkan warga negara Inggris, termasuk kecelakaan di Gunung Agung dan Pantai Kuta. “Kami berterima kasih atas upaya penyelamatan yang telah dilakukan terhadap warga negara kami,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan tren peningkatan kunjungan wisatawan Inggris ke Bali. Sepanjang 2025, jumlahnya mencapai sekitar 350 ribu kunjungan atau naik 9 persen. Meski demikian, hanya sekitar 500 wisatawan yang melaporkan mengalami kendala selama berada di Bali.
Untuk mengantisipasi risiko, pemerintah Inggris sebelumnya telah mengeluarkan travel advice bagi warganya yang berkunjung ke Bali, terutama saat mengakses destinasi dengan tingkat risiko tinggi seperti gunung dan pantai.
Sementara itu, Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menegaskan pentingnya kesadaran wisatawan terhadap keselamatan diri saat beraktivitas di lokasi wisata. “Banyak kecelakaan terjadi karena kelalaian pengunjung. Kesadaran terhadap risiko sangat penting, terutama di kawasan gunung dan pantai,” tegasnya.
Ia juga berharap pihak Konsulat Inggris dapat membantu menyosialisasikan nomor darurat Basarnas 115 kepada warganya. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat respons dalam situasi darurat yang melibatkan wisatawan asing.
Melalui kunjungan ini, sinergi antara Basarnas dan perwakilan negara asing diharapkan semakin kuat, sehingga penanganan kedaruratan di Bali dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif di tengah meningkatnya arus wisatawan mancanegara. BWN-04































