DPRD Dapil Kuta Kembali Dorong Utilitas Terpadu Bawah Tanah

Iklan Home Page

Mangupura, Baliwakenews.com

DPRD Badung mendorong Pemerintah Kabupaten Badung untuk menata utilitas, khususnya di kawasan destinasi wisata, melalui pembangunan Jaringan Utilitas Terpadu (JUT) di bawah tanah. Langkah ini dinilai penting guna mengurangi kesemrawutan kabel dan tiang yang selama ini merusak estetika kawasan pariwisata.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung , I Wayan Puspa Negara, saat dihubungi pada Minggu (1/2/2026). Menurutnya, keberadaan kabel optik, kabel seluler, dan jaringan PLN yang melintang di udara tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga kerap menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama saat pelaksanaan upacara adat.

Baca Juga:  150 Ekor Tukik Dilepas ke Laut Lepas

“Di banyak titik, kabel dan tiang ini menghambat prosesi Pitra Yadnya, seperti Ngaben maupun Nyekah, ketika mengarak bade atau meru yang bertingkat. Ini persoalan serius yang harus ditata,” ujar Dewan Daerah Pemilihan Kecamatan Kuta tersebut.

Puspa Negara menegaskan, Jaringan Utilitas Terpadu akan mencegah kabel saling tumpang tindih dan berkembang tanpa kendali. Ia mengingatkan bahwa Badung sebenarnya telah memiliki jaringan utilitas bawah tanah sejak 2017, dari kawasan Basangkasa hingga Seminyak. Namun hingga kini, belum seluruh penyedia layanan memanfaatkan infrastruktur tersebut.

Baca Juga:  Sukseskan WWF ke-10, Indonesia Gandeng 43 Duta Besar 

“Jaringannya sudah ada, tapi providernya belum masuk ke bawah tanah. Karena itu kami mendorong pemerintah, setiap pembangunan infrastruktur, baik jalan protokol, ring road, maupun jalan lingkungan wajib mengintegrasikan utilitas ke bawah tanah,” tegasnya.

Ia mencontohkan Kelurahan Legian, di mana sejumlah ruas jalan seperti Jalan Dewi Sri dan Jalan Legian telah menerapkan utilitas bawah tanah dan terbukti mampu mempercantik kawasan.

Lebih lanjut, DPRD Badung menilai penataan utilitas merupakan bagian dari upaya mewujudkan infrastruktur Badung yang berkelas dunia. Pada 2026, DPRD meminta pemerintah daerah fokus pada program beautifikasi kawasan, termasuk penataan trotoar (pedestrian) di wilayah Samigita yang saat ini masih dalam tahap detail engineering.

Baca Juga:  Kasus HIV/AIDS Bali Tembus 21 Ribu, Putri Koster Dorong Edukasi Total dan Berkelanjutan

“Pembangunan infrastruktur Badung harus world class. Utilitas di atas kepala kita harus dibereskan, tiang yang beranak-pinak tidak boleh dibiarkan,” pungkas Puspa Negara.BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR