Menjahit Karakter Generasi Muda dari Buleleng: Sutjidra Resmi Nahkodai Majelis Pembimbing Pramuka

Iklan Home Page

Singaraja, Baliwakenews.com

Di lobi Kantor Bupati Buleleng, Senin 26 Januari 2026, suasana tampak berbeda dari biasanya. Bukan sekadar agenda seremonial, pelantikan pengurus Gerakan Pramuka Buleleng kali ini membawa pesan yang lebih dalam: komitmen membangun karakter generasi muda dari akar paling dasar.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Buleleng masa bakti 2025–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, yang akrab disapa Cok Ace, disaksikan unsur Forkopimda Kabupaten Buleleng.

Tak hanya itu, dalam rangkaian acara yang sama, Sekretaris Daerah Buleleng Gede Suyasa juga dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng periode 2025–2030. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Majelis Pembimbing I Nyoman Sutjidra dan disaksikan langsung oleh Ka Kwarda Bali.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Buleleng Tinjau RPH Panji Anom, Dorong Revitalisasi Fasilitas

Di sela-sela kegiatan, Cok Ace menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran yang baru dilantik, mulai dari Majelis Pembimbing, Lembaga Pemeriksa Keuangan, hingga pengurus Kwartir Cabang. Ia menekankan bahwa keberhasilan Gerakan Pramuka tidak bisa dilepaskan dari sinergi dan komitmen pengurus daerah dalam mengimplementasikan kebijakan Kwarda hingga tingkat nasional. “Menjadi Pramuka adalah tugas sosial yang memerlukan keikhlasan,” ujar Cok Ace.

Baca Juga:  Puluhan Peserta Semarakkan LKBB Perdana di Buleleng, Perebutkan Puluhan Juta

Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa kebangsaan.

Sementara itu, Sutjidra dalam sambutannya menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam mencetak generasi emas Indonesia 2045. Menurutnya, pendidikan kepramukaan tidak hanya soal baris-berbaris atau kegiatan lapangan, melainkan pendidikan moral yang menjawab tantangan perilaku remaja di tengah perubahan zaman.

“Pendidikan kepramukaan merupakan pendidikan moral dan karakter yang menjadi solusi dari berbagai persoalan perilaku remaja saat ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Branding Potensi Pariwisata Buleleng, Kemenparekraf RI Gandeng Berbagai Media

Sebagai Ketua Majelis Pembimbing, Sutjidra menyatakan komitmennya untuk terus hadir, membimbing, dan mendorong Gerakan Pramuka Buleleng agar konsisten menjalankan peran strategisnya dalam pembinaan generasi muda.

Di tengah arus digitalisasi dan tantangan sosial yang semakin kompleks, Pramuka kembali diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter—tempat nilai disiplin, gotong royong, dan cinta tanah air tumbuh sejak dini. Dari Buleleng, harapan itu kembali dijahit, satu langkah kecil untuk masa depan bangsa. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR