Benoa, baliwakenews.com
Tim SAR gabungan bergerak cepat mengevakuasi seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang terjatuh ke laut di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Kuta Selatan, Selasa (16/12/2025) dini hari. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menyampaikan kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.25 Wita. Laporan baru diterima petugas SAR pada pukul 06.20 Wita dari Polsek KP3 Pelabuhan Benoa.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas siaga SAR segera berkoordinasi dengan Polsek KP3 Benoa dan Polairud Polda Bali. Sebanyak lima personel SAR langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.
Operasi pencarian dimulai sekitar pukul 07.50 Wita dengan metode penyelaman. Dua personel SAR diturunkan ke perairan dermaga untuk menyisir area sekitar kapal. “Korban berhasil ditemukan pada pukul 08.10 Wita di kedalaman kurang lebih tiga meter,” ujar Koordinator Lapangan, Ari Yudanta.
Setelah ditemukan, jenazah korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dievakuasi ke dermaga. Selanjutnya, pada pukul 10.00 Wita, korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk penanganan lebih lanjut.
Korban diketahui bernama Denis Muldini, warga Desa Bojonglarang, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, sesuai data pada kartu identitas.
Dalam proses evakuasi, Tim SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek KP3 Pelabuhan Benoa, Polairud Polda Bali, Lanal Denpasar, rekan korban, serta masyarakat sekitar.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di area pelabuhan, khususnya pada jam-jam rawan di dini hari. BWN-04

































