Denpasar, baliwakenews.com
Bayi dalam keadaan meninggal diletakan begitu saja di bak belakang mobil Mitsubishi L 300. Jasad bayi yang baru dilahirkan itu diduga dibuang oleh orang tuanya. Polisi masih memburu pelaku pembuangan.
Awalnya bayi terbungkus tas diketahui oleh salah seorang karyawan di salah satu gudang di Jalan Pura Duwe, Banjar Batu Bolong, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Jumat (10/5) sekitar pukul 05.30. “Saksi (karyawan) hendak ke toilet,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi.
Setelah dicek, ternyata di dalam tas berisi jasad bayi. Selain itu juga ditemukan uang pecahan 100 ribuan sebanyak 10 lembar dan sepucuk surat. Orok yang terlahir normal lengkap dengan tali pusar itu, dalam keadaan luka-luka saat ditemukan.
Aparat Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat lantas ke lokasi. Hasil olah TKP petugas, jasad orok dibalut kain sarung warna coklat, kedua telinga, pusar dan kelamin sudah diperban. Selain itu, tempurung kepala bagian belakang pecah. “Bayi sudah mengalami lebam mayat bagian perut,” ucapnya, seraya mengatakan jika pelaku pembuangan bayi masih dalam pengejaran.
Petugas juga menemukan uang pecahan 100.000 sebanyak satu juta rupiah. Dan secarik kertas yang berisi tulisan :
“Nama bayi : Hamzah Harim ( anak yang kuat, teguh dan mulia serta murah hati)
Lahir tgl : 8 Mei 2024
Wafat tgl : 8 Mei 2024
Sebelumnya maafkan saya yang tidak bertanggung jawab ini, saya mohon dan minta tolong untuk kuburkan anak saya dengan layak sesuai dengan syariat islam. Saya ingin anak saya mendapatkan tempat yang layak di surganya allah SWT. Sekali lagi terimakasih sudah menolong saya, saya percaya dengan yayasan ini akan melakukan yang terbaik. Satu lagi, saya hanya bisa membiayai pemakaman anak saya. Semoga biaya ini cukup untuk proses pemakaman anak saya. Saya titip anak saya berikan pemakaman yang layak.
Terimakasih yang sebesar-besarnya!!!. Saya ingin anak saya dimakamkan di pemakaman muslim wanasari Jl. Maruti no. 13 pemecutan kaja”. BWN-01
































