Denpasar, baliwakenews.com
Polresta Denpasar mengerahkan sejumlah personilnya untuk berpatroli hingga subuh untuk mengantisipasi terjadinya pembakaran ogoh-ogoh. Sebab belakangan marak terjadinya peristiwa serupa di wilayah Kuta Utara, Badung.
Bahkan hingga kini, motif dan para pelakunya belum terlacak. Dan salah sati kasus pembakaran ogoh-ogoh terjadi di Banjar Bumi Mekar Sari, Dalung, Kuta Utara, pada Rabu (28/2). Ogoh-ogoh milik ST Kertha Winangun ini hampir rampung dikerjakan. Bahkan ogoh-ogoh tersebut hanya tinggal finishing saja. Sebab seluruh bentuk dari ogoh-ogoh sudah lengkap. Lokasi penempatan ogoh-ogoh ini di Banjar Bumi mekar Sari yang bersebelahan dengan Banjar Bhuana Asri. Sebelumnya ogoh-ogoh di banjar tersebut juga diduga dibakar oleh orang tak dikenal.
Agar tidak terjadi hal serupa di Denpasar, Polresta Denpasar langsung menggelar patroli malam secara rutin. Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, hampir setiap malam hingga subuh, belasan personil dari masing-masing Polsek diperintahkan menggelar patroli dan menyambangi bale banjar. “Polsek Kuta Selatan, Polsek Denpasar Barat, Polsek Denpasar Timur, Polsek Denpasar Selatan dan Polsek Denpasar Timur, setiap malamnya mendatangi puluhan bale banjar di wilayahnya masing-masing,” ucapnya, Jumat (1/3).
Sukadi mengatakan, hingga kini di wilayah hukum Polresta Denpasar belum ada laporan terkait kasus pembakaran ogoh-ogoh. “Kami juga memberikan imbauan ke para pemuda dan warga dalam menyikapi pemberitaan di media sosial terkait pembakaran ogoh-ogoh oleh orang tak dikenal agar tidak terprovokasi terhadap berita di media sosial. Laporkan segala aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib, agar bisa sesegera mungkin diambil tindakan sebagai upaya pencegahan,” tegasnya. BWN-01

































