Kereneng, baliwakenews.com
Ricky Fajrin Saputra adalah 1 dari 3 angkatan pertama Bali United ketika tim ini hadir di Bali pada bulan Februari tahun 2015 silam. Menjelang ulang tahun ke-9, ada fakta unik yang menghiasi perjalanan singkat klub berjuluk Serdadu Tridatu ini.
Fakta itu adalah soal sosok Ricky Fajrin. Dari awal kelahiran Bali United, hingga saat ini, Ricky dan dua rekan sejawatnya (Fadil Sausu dan Yabes Roni) masih tetap setia bertahan.
Bali United menjadi klub profesional pertama Ricky Fajrin setelah sukses merengkuh trofi Piala AFF di tahun 2013 silam.
Terhitung selama 9 tahun, pemain kelahiran Semarang ini telah mebukukan menit bermain selama 16.596 menit di semua kompetisi resmi yang dijalani.
Ricky Fajrin juga merasakan tempaan dari 4 pelatih berbeda mulai dari Indra Sjafri, Hans Peter Schaler, Widodo Cahyono Putro, hingga Stefano Teco Cugurra. Namun hanya Ricky Fajrin yang kerap menjadi andalan bagi Bali United di berbagai edisi kompetisi.
Ricky Fajrin hanya absen dari lapangan ketika menjalani akumulasi kartu atau pun masa pemulihan dari cedera yang diperolehnya.
Bahkan dalam dua musim terakhir, Coach Stefano Cugurra pun memberikan ban kapten kepada Ricky Fajrin ketika berjuang di lapangan.
“Ricky adalah salah satu pemain terlama di Bali United selain Fadil dan Yabes. Dia pemain yang memiliki kualitas dan fisik yang bagus. Mudah-mudahan dengan diberikan ban kapten tersebut semakin memiliki motivasi lebih untuk terus memberikan yang terbaik untuk Bali United,” harap Coach Teco kepada Ricky Fajrin.
Dengan kesempatan yang terus diberikan mengawal lini belakang sebelah kiri, Ricky juga mulai memperoleh posisi baru sebagai gelandang bertahan di musim ini.
Kualitas dalam membaca arah pergerakan lawan dan memiliki kekuatan umpan kaki kiri menjadikan Ricky Fajrin cukup diperhitungkan sebagai pemain berkelas milik Bali United. BWN-06
































