Mangupura, baliwakenews.com
Nyoman Buda (29) hanya pasrah saat digiring petugas BNNK Badung. Sebelum ditangkap, pria bertatto asal Sesetan, Denpasar Selatan ini, ternyata pernah di do dari kampusnya dan sempat menjalani rehab gara-gara narkoba.
Kepala BNNK Badung AKBP Nyoman Sebudi mengatakan, Selasa (18/8), Nyoman Buda dibekuk di depan salah satu minimarket di Jalan Uluwatu 1, Banjar Ubung, Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (13/8) sekitar pukul 15.00.
AKBP Sebudi mengatakan, tertangkapnya tersangka berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan tersangka kerap mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu (SS) di seputaran wilayah Denpasar. “Kami lantas menindaklanjuti informasi tersebut,” ucap mantan Kapolsek Kuta ini.
Untuk menangkap tersangka, petugas menyamar sebagai pemesan. Kemudian disepakati melakukan transaksi di depan minimarket. Kemudian saat tersangka datang, petugas langsung melakukan penangkapan. “Mengelabui petugas, tersangka memasukan SS di dalam bungkus permen,” ucap AKBP Sebudi.
Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan dua paket SS di saku depan celana tersangka. Tak hanya itu, tersangka juga membawa 13 paket SS yang disembunyikan di dalam tas pinggangnya. “Kami juga menggeledah rumah tersangka. Dan ditemukan barang bukti lainnya. Seperti, satu bendel pipet, plastik klip, gunting dan permen,” kata perwira polisi asal Buleleng ini.
Dilanjutkannya, tersangka yang diinterogasi mengaku mengedarkan narkoba berawal dari kecanduan. Setiap mengedarkan, tersangka mendapatkan upah SS yang dia pakai sendiri. “Kalau untuk semua barang bukti yang kami amankan, tersangka mengaku mendapatkan upah Rp 700 ribu dan beberapa gram SS. Tersangka ini dulu kuliah di salah satu universitas ternama di Bali dan dia mengambil jurusan ekonomi,” tegasnya. BWN-01

































